151 Pembaca

LPMARENA.com Jurusan Kesejahteraan Sosial (KS) Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan  Talk Show Nasional dengan tema “Revitalisasi Ekonomi Kerakyatan: upaya Pemerataan Kesejahteraan” Acara ini menghadirkan HM. Idham Samawi, Penggerak Ekonomi Kerakyatan.  Aulia Reza Bastian pengamat Usaha Kecil Mikro dan Menengah/UMKM dan Awan Santosa  Pustek UGM pada Senin 12/11 di  gedung Convention Hall UIN Sunan Kalijaga.

Idham samawi mengatakan bahwa bangsa indonesia mendapat permasalahan yang sangat serius, kita semakin menjauhi makna merdeka. Saat ini kita mengalami banyak kemunduran dari cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia. Negara yang seharusnya melidungi rakyatnya malah justru sebaliknya. “Salah satu pasal dalam undang-undang perbankan menyebutkan adanya jaminan apabila kita hendak melakukan peminjaman (hutang–piutang)”, Ujarnya.

“Kalau begini caranya, hutang hanya bisa dinikmati oleh yang mempunyai jaminan. Lantas bagaimana nasib para rakyat kecil, pedagang pasar dan lain-lain. Itulah  yang menyebabkan rakyat kecil jatuh ke lubang rentenir. Tidak membuat rakyat sejahtera, melainkan terperangkap kedalam lubang hitam”, tambah mantan Bupati Bantul ini.

Awan santosa menambahkan bahwa kemiskinan di indonesia saat ini merupakan akibat ulah manusia sendiri. Banyak pemimpin di indonesia tidak memperhatikan rakyatnya, malah sibuk berkorupsi.

Berbeda dengan Aulia Reza, sebenarnya warga ini harus memahami bahwa dunialah yang butuh dengan Indonesia, bukan Indonesia yang butuh dunia. Semisal contoh Indonesia membakar hutan Riau, berapa kerugian yang dialami oleh Singapura akibat kebakaran itu. Atau bakar saja hutan kalimantan ini jelas akan menjadi masalah dunia. “Jadi mulai saat ini banga Indonesia harus optimis menjadi bangsa yang mandiri dan berdaulat adil dan makmur”, pesannya.

Acara yang tergabung dalam pekan Raya Mahasiswa Kesejahteraan  Sosial 2012 ini, juga dihadiri oleh Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan, DR. Ahmad Rifai, M.Phil. Dekan Fakultas Dakwah, DR. Muhammad Waryono Abdul Ghofur. Ketua Jurusan Kesejahteraan Sosial  Drs. Zainudin M.Ag, Sebaigan besar Dosen Kesejahteraan Sosial dan tamu undangan.

DR. Muhammad Waryono Abdul Ghofur mengatakan dengan diadakan acara-acara seperti ini di harapkan membuka minat mahasiswa agar semangat mereka terbakar untuk langsung terjun  terhadap kegiatan kesejahteraan sosial kemasyarakatan.

“Diharapkan lulusan dari Jurusan Kesejahteraan Sosial mampu membaca kesenjangan sosial  atau masalah-masalah sosial yang terjadi disekitanya mulai dari hal yang terkecil sampai partisipasi dalam penanganan masalah tersebu”, harap Waryono.

Ia juga menegaskan bahwa untu menjadikan bangsa yang sejahtera kita harus memulai perbaikan dari hal yang kecil, selanjutnya kita bekerjasama dengan pemerintah menyelesaikan dan membenahi sistem pemerintahan yang terkesan lambat, dalam membenahi masalah sosial yang terjadi di negara tercinta. [Istikhana Nurul Huda].