1302 Pembaca
Print Friendly, PDF & Email

LPM ARENA

Kancah Pemikiran Alternatif

 

ARENA merupakan lembaga pers mahasiswa tingkat universitas, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sejarah singkat ARENA diawali pada tanggal kelahirannya pada 10 Januari 1975. ARENA lahir sebagai majalah mahasiswa yang terbit berkala, kala-kala terbit kala-kala tidak. ARENA lahir sebagai perlawanan komunitas pers mahasiswa terhadap kesewenang-wenangan rezim Orde Baru setelah diberedelnya Nusantara dan Mahasiswa Indonesia pada 15 Januari 1974. Lalu pada 21 Januari 1974 Harian Kami, Indonesia Raya, Abadi dan Jakarta Times juga diberangus. Dua hari setelah itu Pedoman dan Express mendapat giliran dicabut SIT-surat izin terbit-nya tanpa alasan yang jelas. Di tengah kebisuan, beberapa aktifis Dema (Dewan Mahasiswa) IAIN Sunan Kalijaga sepakat menerbitkan majalah sebagai media yang menampung suara kritis mahasiswa.

Dalam perjalanannya, ARENA pernah dilarang terbit selama 8 bulan oleh Kopkamtip, karena dianggap mengipasi suasana panas menjelang sidang MPR 1978. Tahun 1988 Pangdam IV Diponegoro turun tangan, PU ARENA Imam Aziz mendapat teguran keras berkenaan dengan reportase ARENA nomor 1/tahun 1988 tentang Waduk Kedung Ombo, yang saat itu belum dilirik pers umum. Disusul himbauan pihak rektorat memblok tulisan Arief Budiman tentang ketimpangan orba pada terbitan ARENA nomor 2/ tahun 1988. Guncangan hebat terjadi lagi pada terbitan ARENA nomor 1/tahun 1993 yang mengangkat Bisnis Keluarga Soeharto sebagai laporan utamanya. Tanpa dasar hukum dan alasan yang jelas Rektor IAIN Sunan Kalijaga membredel majalah ARENA dengan SK nomor IN/I/R/PP.003/93 tertanggal 18 Mei 1993.

Pembredelan ARENA menyulut aksi solidaritas dari berbagai kalangan. 18 tokoh intelektual Indonesia mengirim surat pada rektor IAIN SuKa, dan hampir seluruh aktivis pers mahasisiwa se-Indonesia datang ke Jogjakarta, disamping memberi dukungan mereka melakukan aksi solidaritas, kemah keprihatinan dan apel akbar mahasiswa, menuntut dicabutnya pembredelan ARENA. Namun sebagai jawabannya rektor membredel 5 majalah yang terbit ditingkatan fakultas. Tahun 1995 ARENA baru bisa terbit dengan biaya sendiri, dengan laporan utamanya tentang Kilang Minyak Probosutedjo di Probolinggo yang kemudian mendapat teguran dari rektorat karena laporannya dianggap tidak mencerminkan sebuah penerbitan kampus. Namun sikap rektor mencair setelah permintaannya mengganti kepengurusan ARENA dipenuhi.

Meskipun goncangan-goncangan datang menimpa ARENA, tapi semua itu tidak menjadikan tradisi menulis dan kekritisan pengelolanya surut. ARENA pernah menjadi juara lomba penerbitan Pers Mahasiswa se-Indonesia yang diselenggarakan ISAI (1977), ARENA pernah mencapai puncaknya dengan menjadi majalah bulanan mahasiswa dengan oplah 5000 exemplar (1975-1977). Goenawan Mohammad pun menjuluki ARENA sebagai TEMPO kecil (1977), karena format dan isi penerbitan yang ditampilkan hampir sama dengan TEMPO, lebih menekankan pada investigative reporting.

Misi arena adalah menjadi Media kamunikasi antar mahasiswa, penumbuh kreasi pembawa aspirasi mahasiswa, juga sebagai media kontrol. Selain itu secara khusus ARENA juga berusaha memberikan informasi yang bernada optimistik, persuasif dan berwawasan pembebasan terhadap mahasiswa dan masyarakat Indonesia. Adapun visi Arena adalah membangun integritas kampus-kampung, dengan mendorong kerja praktis ARENA agar bisa menggabungkan dua hal pokok yaitu penggalian dan penyebaran informasi alternatif-kritis. Dengan pendampingan (advokasi) dan pembelaan pada kasus-kasus yang secara tidak adil dan menindas dialami rakyat di level akar rumput.

Susunan pengurus ARENA Adalah Pemimpin Umum (PU), Wakil PU, Sekretaris Umum, Bendahara Umum, Divisi Redaksi, Divisi Jarkominfo, Divisi Pusda dan Perusahaan.

 

Divisi Redaksi

Tujuan divisi redaksi antara lain memberikan informasi yang faktual dan berwawasan pembebasan bagi masyarakat kampus dan masyarakat umum. Selain itu, tujuan lainya adalah  menumbuhkan pemikiran alternative, sikap kritis serta mengembangkan wawasan intelektual dalam masyarakat kampus maupun masyarakat umum.

Targetnya adalah terciptanya informasi yang factual, berwawasan pembebasan bagi masyarakat kampus dan masyarakat umum, tumbuhnya pemikiran alternatif dan sikap kritis, serta mengembangkan wawasan intelektual dalam masyarakat kampus dan masyarakat umum.

Adapun Program kerja divisi redaksi meliputi menerbitan SLiLiT satu bulan sekali, menerbitkan majalah satu tahun sekali, bekerjasama dengan divisi PusDa untuk polling, dan data-data untuk penerbitan. Selain itu, redaksi juga melakukan bekerjasama dengan divisi perusahaan untuk pendistribusian produk penerbitan, pencarian iklan, pengelolaan Web dan penerbitan harian

 

Divisi Pusat Data dan Analisa

Divisi data dan analisa(Pusda) berdiri dengan tujuan meningkatan mutu dan kualitas output media ( majalah arena dan bulletin bulanan SLiLiT), inventarisir dan dokumentasi data sebagai bahan analisis dan pemetaaan masalah. Selain itu Pusda juga berfungsi untuk memberikan dasar pijakan  menyangkut  keputusan dan kebijakan LPM ARENA bertolak dari manjemen data yang tersedia, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya penelitian, pendidikan, pelatihan dan pengembangan.

Target divisi ini terbagi menjadi dua, yakni target eksternal dan internal. Target eksternal pusda adalah terciptanya profesionalitas dalam system kelembagaan pers mahasiswa Arena. Adapun terget internal Pusda adalah terlaksananya program kerja divisi researach dan penelitian menurut batas waktu yang telah ditentukan.

Program kerja Pusda secara kongkrit antara lain mengkliping koran, melengkapi data mahasiswa UIN, inventaris majalah, buku, bundel  SLiLiTdan majalah dari persma universitas lain. program lainnya adalah inventaris nomor telepon, alamat  kawan-kawan persma universitas lain, mendata warga ARENA termasuk alumni dan memback-up kebutuhan data untuk penerbitan atau diskusi, melakukan penelitian, poling, survey, angket.

Divisi PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia)

Divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) ini bertujuan antara lain mengelola perekrutan kru baru LPM ARENA yang dimulai dengan pengadaan Workshop dan pelatihan jurnalistik baru bagi anggota. Target divisi ini adalah peningkatan kuantitas penghuni LPM ARENA, meningkatkan wacana paradigma dan pengetahuan baru bagi kru ARENA. Adapun sasaran kerja Divisi PSDM adalah semua kru LPM ARENA.

Program kerja secara kongkrit antara lain melakukan rekruitmen anggota baru, melaksanakan pelatihan jurnalistik bagi anggota arena, mengadakan diskusi rutin antar anggota Arena dan LPM lain dan membuat kurrikulum Arena.

 

Divisi Perusahaan dan produksi

Divisi Perusahaan dan Produksi bertujuan untuk mengelola dan mengorganisir seluruh keuangan LPM Arena, mencari pemasukan keuangan bagi LPM baik dari eksternal (iklan dll) maupun internal (subsidi rektorat) dan menangani masalah penerbitan dalam hal bentuk pengemasan media dan percetakannya.

Target divisi ini adalah mengatasi seluruh masalah keuangan LPM, baik untuk penerbitan maupun kebutuhan LPM yang lain, membuat bentuk media semakin menarik, comfortable, serta artistic agar enak dibaca dari kalangan manapun dengan sasaran lembaga/instansi di luar LPM ARENA dan seluruh masyarakat pembaca.

Program kerja kongkrit divisi ini antara lain mencari sponsorship guna penerbitan buletin SLiLiT dan majalah, menggali sumber dana untuk membantu kas organisasi, kerjasama antar perusahaan LPM lain, mensirkulasikan produk Arena. Program lainnya adalah bertanggung jawab atas terselenggaranya event yang diadakan Arena, mengelola web on line arena, bertanggung jawab terhadap lay-out SLiLiT dan majalah.

 

Divisi Jarkominfo

Tujuan divisi Jarkominfo adalah membangun jaringan internal dan eksternal, dengan target dapat mengelola jaringan jaringan/hubungan internal dan eksternal.

Program kerja kongkrit antara lain menjaga jaringan dan menjalin/membangun jaringan baru antar LPM wilayah Yogyakarta khususnya dan nasional umumnya, mengkosolidasikan kembali hubungan yang telah terjalin dalam mewujudkan tujuan bersama antar LPM se-Yogyakarta khususnya dilanjutkan tingkat nasional, membangun jaringan dengan pihak media masa luar baik tingkat lokal maupun nasional. Proglam lainnya yakni bekerjasam dengan bidang Pusda, mendokumentasikan semua data jaringan dari contact person personal sampai alamat dan bidang kerjasama serta menghadiri setiap undangan yang masuk dan mendokumentasikannya, bekerjasama dengan Pusda.