220 Pembaca
Print Friendly, PDF & Email

Warga Jogja melakukan ritual do'a bersama sebelum acara mubeng benteng dilaksanakan.

Lpmarena.com, Senin malam (4/11) ribuan orang menyemut di depan halaman keraton Yogyakarta untuk mengikuti prosesi mubeng benteng (berjalan mengelilingi benteng). Mubeng benteng merupakan upacara kebudayaan yang dianggap sakral oleh masyarakat Jogja, yang dilakukan satu tahun sekali di setiap pergantian tahun agama Islam atau biasa disebut malam satu syuro.

 

Dari bunderan tugu pukul 20.00 WIB, rombongan pawai keraton melakukan prosesi rukti bumi purwojati sebagai awal dari prosesi mubeng benteng sebelum melakukan pawai berjalan menuju keraton Yogyakarta. Menurut Hendri Suprapto salah satu panitia pelaksana, prosesi tersebut berlangsung selama dua jam.

“Prosesi rukti bumi purwojati ini sebagai awal dari prosesi mubeng benteng, selama dua jam prosesi ini dilakukan yang nantinya akan di lanjut doa bersama di dalam keraton Yogyakarta”, papar Hendri.

Sekitar pukul 22.00 WIB rombongan pawai mubeng benteng berkumpul untuk melakukan do’a bersama di dalam keraton Yogyakarta sebelum akhirnya prosesi mubeng benteng dilaksanakan. Wanti (31), salah satu warga Jogja sengaja mengikuti prosesi mubeng benteng yang diyakini memberikan berkah untuk dia keluarganya.

“Saya sekeluarga mas, memang sengaja mengikuti dari prosesi awal sampai nanti mubeng benteng dilaksanakan, ya biar dapat berkahnya mas”, tutur ibu dari dua anak dengan nada semangat.

Di akhir prosesi mubeng benteng, di dalam keraton Yogyakarta, warga dan para pemimpin prosesi kembali berkumpul untuk berdoa’a sebelum akhirnya membubarkan diri. (Robandy)

 

Editor : Ulfatul Fikriyah