192 Pembaca
Print Friendly, PDF & Email

lpmarena.com, Dampak erupsi gunung Kelud kamis malam lalu masih terlihat di sekitar kota Yogyakarta. Di UIN Suka sendiri, abu vulkanik masih bertebaran dimana-mana. Hal ini berimbas pada aktifitas civitas akademika di kampus ini. Rektor UIN suka telah menginstruksikan untuk menghentikan seluruh kegiatan kampus pada Jum’at kemarin, dan kembali aktif pada Senin.

Hingga hari keempat paska erupsi, abu vulkanik masih berserakan dimana-mana. Senin, (17/2) aktivitas akademika UIN Sunan Kalijaga kembali diaktifkan seperti biasa, berdasarkan instruksi dari Rektor. Akan tetapi gedung Student Center (SC) masih ditutup dan belum bisa digunakan. Hal ini disebabkan masih banyaknya debu di dalam SC.

Heri, pihak keamanan SC mengungkapkan bahwa SC buka pada  Selasa (17/02) besok. “SC bisa dibuka besok mas, masih dibersihin”,ungkapnya ketika ditemui ARENA di parkiran SC.

Senin sore, terlihat beberapa mahasiswa hilir mudik mendatangi SC namun tak bisa masuk. Raut wajah  kekecewaan nampak diantara mereka. Salah satunya diungkapkan oleh Haedar, mahasiswa KPI. “Pihak kampus masih masif dalam menagani kampus. Ketika aktivitas udah aktif ternyata penagangan masih belum maksimal”.

Bagi mahasiswa yang juga aktif sebagai pengurus LPM Rethor ini, SC merupakan tempat yang paling sentral di Kampus, dan tentunya banyak resiko yang akan ditanggung oleh setiap Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), jika satu hari saja SC tidak buka. ”Rethor pun kewalahan nyari tempat untuk kegiatan mingguan kita”,imbuhnya.

Di waktu yang sama, terlihat UKM Taekwondo melakukan kegiatan rutinnya di luar gedung SC. Panji salah satu anggota UKM Taekwondo menjelaskan, meskipun SC masih tutup latihan rutinan tetap mereka adakan. “Walaupun SC masih tutup kegiatan rutin tetap harus berjalan, walaupun sebenarnya juga merasa sulit mencari tempat”, ungkapnya. (M.Faksi Fahlevi)

Editor : Ulfatul F.