257 Pembaca
Print Friendly, PDF & Email
Masjid UIN Suka sebelum terkena abu vulkanik.

Masjid UIN Suka sebelum terkena abu vulkanik.

Sebagai tempat ibadah, masjid dituntut selalu bersih.

lpmarena.com, Satu minggu pasca hujan abu vulkanik gunung Kelud, proses pemulihan masjid UIN Sunan Kalijaga belum juga rampung. Beberapa petugas kebersihan masih sibuk menyapu dan menyemprot sisa-sisa  abu vulkanik yang berserakan di sekitar masjid, Kamis (20/02).

Kondisi masjid yang masih belum bersih menimbulkan kekecewaan bagi sebagian mahasiswa UIN Suka. Serambi masjid yang biasa digunakan sebagai tempat diskusi bagi sekelompok mahasiswa nampak sepi. Hal ini dikarenakan kondisinya yang masih belum kondusif untuk berdiskusi.

Seperti yang diungkapkan Ndora, Mahasiswi jurusan Akhwalu Syakhsiyah (AS). “Tadinya aku mau diskusi di serambi tapi karena masih kotor akhirnya gak jadi. Masjidnya gak kondusif banget,” ungkap Ndora.

Senada dengan Ndora, Isnatun, Mahasiswi jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) juga mengungkapkan kekecewaanya melihat kondisi masjid yang masih kotor. “Kalau masjidnya bersih, kan jadi lebih bagus. Kalau begini (kondisinya) kan jadinya sepi,” terang Iswatun.

Sementara itu, salah seorang petugas kebersihan yang namanya enggan disebutkan menjelaskan, bahwa pihaknya telah memaksimalkan usahanya. “Kami bersihin ini tiap hari mas, dari mulai disapu sampai disemprot make hydranc, yang penting kontinyu aja.” (Rifa’i Asyhari).

 

Editor : Ulfatul F