357 Pembaca
Print Friendly, PDF & Email

Kitalah generasi bangsa…

Peramu segenap cita…

Penyambung sejumlah asa…

 

Ikan asin di Pasar Jogja…

Awan di langit berwarna biru…

Hari ini kita memakai toga…

Semoga tetap jadi pribadi berilmu…

lpmarena.com, Pantun tersebut menandai berakhirnya sambutan Chichi ‘Aisyatud Da’watiz Zahro, perwakilan wisudawan terbaik dalam prosesi wisuda periode II tahun pelajaran 2013/2014 UIN Sunan Kalijaga di gedung Multi Purpose, Sabtu (05/04). Chichi merupakan peraih Indeks Prestasi Komulatif (IPK) terbaik di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dengan nilai 3,82.

Dalam sambutannya, putri pasangan Suparno dengan Nur Kayatid ini mengingatkan para wisudawan untuk tidak kelewat larut dalam suka cita. “Kepada rekan-rekan wisudawan, harus kita sadari jika wisuda ini bukan hanya momen untuk bersuka cita, tapi kita perlu merefleksikan makna dari kelulusan ini.”

Baginya, wisuda hanya langkah awal menuju masa depan yang lebih dinamis. “Dunia ini dinamis, begitu juga kita seharusnya. Kita dituntut untuk bisa membaca dan menganalisa kondisi sekitar, jika tidak ingin tertinggal,” ujarnya berapi-api.

Lebih lanjut Chichi juga mengingatkan para wisudawan untuk terjun dan berperan aktif dalam menyelesaikan persoalan kebangsaan. “Kita harus memberikan alternatif dan solusi, bukan hanya mengharapkan apa yang diberikan bangsa ini kepada kita, tapi kita harus memberikan sesuatu yang berharga untuk bangsa ini,” cetusnya yang disambut dengan tepuk tangan meriah.

Tidak lupa, Chichi juga menyampaikan kritik dan sarannya kepada UIN Sunan kalijaga untuk menciptakan perkuliahan yang tidak asosial. “Harapannya bisa menghasilkan mahasiswa dengan nilai kemanusiaan yang tinggi.” (Folly Akbar)