224 Pembaca
Print Friendly, PDF & Email

lpmarena.com, Sudah dua pekan ini PLD (Pusat Layanan Difabel) UIN Sunan Kalijaga disibukkan oleh berbagai agenda persiapan Milad PLD yang ke-VII. Dalam milad yang mengusung tema “Meraih Sukses di Perguruan Tinggi” itu akan digelar berbagai perlombaan dengan pesertanya adalah disabilitas se-Yogyakarta yang berasal dari sekolah-sekolah, universitas hingga khalayak umum. Sementara panitia acara adalah para relawan dan disabilitas PLD UIN Suka.

Irma, selaku Ketua panitia yang juga mahasiswa difabel di UIN Suka menyampaikan harapannya untuk milad kali ini. “Dalam perayaan Milad PLD kali ini saya mengharapkan kesadaran dan dukungan seluruh masyarakat baik luar maupun dalam kampus agar dapat menerima kampus inklusi tanpa adanya bentuk diskriminasi,” tuturnya.

Sementara itu, Mila, panitia acara milad menyampaikan perayaan Milad PLD bukan hanya sebagai ajang bersenang-senang saja, melainkan hal yang terpenting adalah keberadaan PLD dapat lebih diketahui oleh masyarakat luas dan pelayananya semakin berkembang lebih baik terkhususnya bagi anak difabel kedepannya.

“Saya berharap PLD dapat menunjukkan prestasi-prestasi yang telah diperoleh anak PLD khususnya, mungkin dengan upaya mensosialisasikan kemasyarakat, dan adapun harapan saya yang kedua adalah dosen di kampus ini dapat lebih memberikan pengertian terhadap anak difabel dalam proses belajar mengajar,” ungkap Mila.

Adapun dari hal tersebut ia menginginkan para dosen dalam memberikan pengajaran agar lebih bisa dipahami mahasiswa, khususnya difabel. Hal ini selaras dengan UIN Sunan Kalijaga yang terkenal dengan kampus inklusi. Selain itu ia menambahkan, harus ada penyamarataan  sikap terkhususnya terhadap mereka yang difabel.

Di sisi lain, Judin selaku relawan PLD mengungkapkan perlunya memaksimalkan akses untuk para disabilitas di kampus UIN Suka ini. “Akses jalan untuk anak difabel juga perlu diperhatikan. Seperti,  belum semua dari selokan (saluran irigasi) ditutup dengan penyanggah. Hal ini guna meminimalisir kejadian yang tak diinginkan saat mereka berjalan. Dan dari setiap pintu ruangan  di kampus juga perlu diberikan huruf braille,” ujar Judin.

Lebih lanjut ia menambahkan, lewat acara milad ini diharapkan dari masyarakat luar maupun dalam kampus dapat hadir, supaya masyarakat mengetahui kehebatan karya para disabilitas itu.

Milad PLD yang akan dilangsungkan hingga awal Mei ini menyajikan perlombaan seperti lomba menyanyi dan lomba mengarang akan berlangsung tanggal 26 April di Teatrikal Fakultas Dakwah. Lomba karya tulis ilmiah pada tanggal 29 April, lomba debat tanggal 1 Mei dan lomba  bahasa isyarat pada tanggal 3 Mei 2014. Sementara acara puncak akan digelar pada 5 Mei 2014 di Panggung Demokrasi pada 08.00 WIB. (ChaerizaNisazi)

 

Editor : Ulfatul Fikriyah