336 Pembaca
Print Friendly, PDF & Email

Oleh: I. Wulansari*)

Doc. pribadi

Doc. pribadi

 

Mengenaimu, selalu membuat simpul senyum di bibirku.

Hingga kau telah berlalu sekian abad pun, bau wangi tubuhmu masih tercium hingga kini.

Segala tentangmu tak pernah membuatku jenuh.

Walau hingga sampai kapanpun, tak pernah bisa tahu hatimu.

Raut wajahmu masih jelas terukir di benakku,

Dulu, kini, dam hingga nanti,

Sampai menua rasa ini.

 

Kolong Langit, 3 Agustus 2014

 

*Penulis adalah penikmat cahaya Bulan.