303 Pembaca
Print Friendly, PDF & Email

Lpmarena.com, Sabtu (16/5), Peguyuban Pengajar Pinggir Sungai (P3S) mengadakan acara pemutaran film. Acara ini sebagai salah satu rangkaian acara peringatan Hari Pendidikan Nasional yang telah dilangsungkan dari hari Jum’at (15/5). Bertempat di Desa Sendowo Sleman, acara tersebut menjadi puncak  acara yang diadakan oleh P3S. “Sekolah Pinggir Sungai” adalah film yang diputar dalam acara tersebut, hasil karya dari anak ISI Jogja yang bekerjasama langsung dengan P3S.

Ridwan Setiawan, salah satu kru pembuatan film menjelaskan bahwa film tersebut sebenarnya untuk diikutkan dalam pameran di kampusnya. Akan tetapi, dikarenakan kesamaan tema yang diambil dengan acara ini yaitu pendidikan, membuat Ridwan dan kru kreator lebih memilih untuk memutarnya dalam rangkaian acara yang diadakan oleh P3S. “Yo emang hatinya udah sama, kan kita angkat tema tentang pendidikan kebetulan kawan-kawan dari P3S juga ngadain acara dengan tema yang sama,” ujar Ridwan.

Ridwan sendiri menjelaskan bahwa film tersebut berbentuk fiksi. Pembuatannya mengambil latar, setting juga tokoh dari Code langsung. Tidak hanya itu, para pemain dalam film tersebut juga diambil dari anak-anak sekitaran Kali Code. “Kita nggak jauh ngambil ceritanya dari Code, dari sekolah rakyat di Code,” tambah Ridwan.

Dalam film tersebut terdapat tiga tokoh, yaitu Pande, Darek, dan Firdaus. Dikisahkan dalam film tersebut, Pande seorang yang bersekolah non formal merasa iri dengan Darek yang bersekolah formal. Ini dikarenakan tidak adanya kegiatan upacara di sekolah Pande yang non formal, sementara di sekolahnya Darek ada. Firdaus yang bertindak sebagai tokoh penengah mengajak kedua anak ini untuk melakukan kegiatan upacara bersama. Hal ini dengan tujuan untuk menjelaskan bahwa tidak selamanya sekolah non formal tidak sama dengan apa yang ada disekolah formal. (Muhammad Abdul Rouf)

Editor: Isma Swastiningrum