244 Pembaca
Print Friendly, PDF & Email

Lpmarena.com, Kamis (28/5), sebanyak 41 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari berbagai daerah di pulau Jawa mengikuti acara SMK Expo. Acara tersebut diselenggarakan oleh beberapa elemen seperti Kemenetrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Kementerian Pertanian, Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pariwisata, serta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Yang berlangsung selama empat hari hingga hari Minggu (31/5) di Jogja Expo Center.

“Kita ingin mendorong potensi kewirausahaan atau enterpreneursip dari adek-adek SMK,” kata Siswono, ketua pelaksana pada kegiatan tersebut.

Siswono juga menjelaskan, kegiatan tersebut juga usaha merubah pola pikir siswa SMK agar tidak hanya menjadi pekerja melainkan bisa berwirausaha secara mandiri. Sebagai bentuk apresiasi terhadap produk-produk yang dimiliki oleh SMK. Dengan persaingan untuk mendapatkan pekerjaan yang begitu sulit, memang perlu adanya penanaman jiwa wirausaha. Hal tersebut menjadi bangunan dasar agar negara Indonesia mengalami kemajuan

“SMK ke depan bisa lebih maju bisa menjadi motor penggerak kewirausahaan di Indonesia,” tambah Siswono.

Banyak keuntungan yang bisa didapatkan dengan mengikuti acara ini selain mempraktikan karyanya di luar lingkup sekolah. Juga bisa menjalin komunikasi dengan SMK lain.
“Kita bisa memperbanyak pengalaman dan sharing-sharing dengan SMK lain,” kata Imam Maulana, pembimbing salah satu peserta SMK Expo.

Novita Sari salah satu peserta mengatakan dari kegiatan tersebut dirinya bisa mengetahui produk apa saja yang dihasilkan oleh SMK di seluruh bagian Jawa. Karena bermacam-macam kejuruan dipamerkan dalam kegiatan tersebut.

SMK Expo merupakan salah satu rangkaian dari enam kegiatan pada pameran tersebut. Lima lainya yaitu Pameran Peluang Investasi, Pameran Pangan Nusantara, Pameran Obyek Wisata Nusantara dan Agro Wisata, Pameran Produk Unggulan Koperasi UKM, dan PKBL. (Mujaeni)

Editor: Isma Swastiningrum