182 Pembaca

Lpmarena.com- Indonesia akan mendapatkan bonus demografi, dimana penduduk dengan usia produktif akan lebih tinggi dibanding usia non produktif. Artinya, posisi jabatan publik nantinya akan didominasi oleh para pemuda. Sehingga perlu dibangun generasi baru yang memiliki integritas dan sikap anti korupsi.

Hal tersebut disampaikan oleh Hendris, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dalam sambutannya pada Seminar Nasional “Membangun Generasi Baru yang Berintegritas dan Anti Korupsi”, Selasa (11/04) bertempat di Convention Hall lantai 1 UIN Suka. Pada seminar ini turut menghadirkan Basaria Panjaitan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia dan Abdur Rozaki Sekjend IKA (Ikatan Keluarga Alumni) UIN Suka sebagai narasumbernya.

“Ada sesuatu yang harus kita bangun. Generasi baru tersebut nantinya akan menggantikan kedudukan jabatan strategis yang ada, termasuk eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Generasi baru ini harus mempersiapkan diri,” ujar Basaria melanjutkan wacana yang digelontorkan Hendris.

Menurut Basaria, sesuatu yang harus dibangun tersebut ialah integritas. Para generasi baru tersebut harus mempersipkan diri dengan cara memiliki integritas. “Jujur dalam berkata, berpikir, dan bertindak, merupakan modal utama mahasiswa memiliki integritas,” jelas Basaria.

Ia juga menambahkan, di dalam lingkungan kampus orang yang berintegritas berarti tidak mencontek ketika ujian dan masuk tepat waktu. Sehingga, dapat dikatakan bahwa kejujuran menjadi tolok ukur dalam kepribadian orang yang berintegritas.

 

Reporter: Alifah Amalia

Redaktur: Wulan