47 Pembaca
Print Friendly, PDF & Email

Lpmarena.com – Teater Trisula (Psikologi UTY) berkolaborasi dengan Teater Aset (Manajemen STIE Widya Wiwaha) menggelar pentas yang berjudul ES EM AA (Sekolah Masa Akhir). Pentas kolaborasi yang digelar di APMD, Rabu (22/11), disutradarai oleh Bagus Wahyu A. Nugraha dan ditulis oleh Tri Hardianto Prabowo.

Pentas mengulik tentang kehidupan masa sekolah yang digambarkan dengan kombinasi surealisme di awal pentas, lalu dilanjutkan dengan realisme. Kehidupan masa sekolah yang dimaksud adalah lebih didominasi oleh penyimpangan-penyimpangan seperti pergaulan bebas yang berimplikasi pada tindakan.

Adegan-adegan aktor banyak mengangkat kebobrokan pelajar seperti asusila, mabok, tawuran, dan lain lain. disampaikan secara komedi dan vulgar tersebut berfungsi sebagai sindiran-sindiran. Tentunya kebobrokan tersebut tak lepas dari beberapa faktor.

“Hal-hal bobrok tersebut terjadi karena kalimat jadilah diri sendiri yang sering disalah tafsirkan oleh remaja sehingga mereka berkelakuan seenaknya sendiri. Hal lain yang menjadi faktor kebobrokan adalah tidak adanya figur yang dapat diteladani, kualitas pendidikan yang kurang mendapatkan perhatian dan banyak hal lainnya,” ujar Tri Hardianto selaku penulis naskah.

Tri berharap bahwa adegan-adegan kebobrokan tersebut bisa menjadi perenungan bagi penonton agar merasa resah dan merasa bersalah terhadap fenomena penyimpangan remaja tersebut sehingga bisa menjadi motivasi untuk selalu menjadi lebih baik dalam menyelesaikan problematika remaja masa kini.

Salah satu penonton, Niam mengatakan kegelisahan sang penulis terhadap permasalahan sosial di sekolahan juga jelas tergambarkan pada pentas teater tersebut. Menurutnya masyarakat pun juga harus menganggap bahwa itu adalah masalah yang serius dan harus diberi perhatian lebih.

Magang: Muhammad Sidratul Muntaha

Redaktur: Wulan