Kesalahan Mindset, Sebab Penindasan Terhadap Perempuan

Lpmarena.com- “Awal mula penindasan perempuan bukan hanya berawal dari kapitalisme, tapi jauh sebelum itu ketika perkembangan industrial abad 17 dan 18. Akibat kepemilikan pribadi perempuan terlempar pada pekerjaan rumah tangga dan berkutat di dalamnya,” ungkap  Dr. Max Lane dalam diskusi publik yang mengangkat tema “Laki- laki dan Feminisme: Ilmu, Ideologi, dan Praktik Bersama” pada Jum’at (16/04), di AOA Space Jl. Selokan Mataram No. 427, Condongcatur, Sleman, Yogyakarta.

Max Lane juga mengatakan bahwa penindasan yang dialami oleh perempuan didukung adanya kesalahan maindset tentang “hukum alam”, yang mengatakan segala sesuatu yang terjadi sudah menjadi kodrati atau buatan alam. Dalam kehidupan sehari-hari menurut Lane, perempuan tidak membutuhkan laki-laki, karena adanya keharusan untuk memproduksi generasi tersebutlah maka diwajibkan semua mahluk berpasang-pasangan.

Kekerasan yang sering dirasakan perempuan tidak hanya fisik, tetapi juga verbal, hal tersebut khususnya dialami lansia. Adanya penggusuran dalam suatu daerah, kenaikan biaya pendidikan, kenaikan BBM yang secara mendadak ditetapkan oleh pemerintah, misalnya, begitu Lane menyampaikan.

Lane mencontohkan, di Papua, suatu kekerasan, pelecehan seksual dan ketidakadilan sampai saat ini tidak terjamah oleh pemerintah. Pelecehan, kekerasan, dan ketidakadilan  yang Papua alami sudah seperti budaya yang tidak bisa dihilangkan. Bahkan seorang wartawan dari Papua yang terlibat dalam forum mengatakan, “Perjuangan pembebasan perempuan jauh lebih panjang dan lebih lama dari pada perjuangan pembebasan terhadap kelas sosial dan kemerdekaan. Karena musuh perempuan bukan berasal dari balik dinding-dinding kamar pribadi,” ucapnya.

Magang: Sholehatul Inayah

Redaktur: Wulan

Komentar

komentar

Baca juga  Potret Lima Gambar

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of