Kena PHK, 116 Buruh Menuntut Haknya

Kena PHK, 116 Buruh Menuntut Haknya

  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares

lpmarena.com116 buruh melakukan aksi damai di depan PT. Starlight Prime Thermoplas, Selasa, (20/3). Dari keseluruhan jumlah yang tercatat merupakan terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh perusahaan yang bergerak di bidang produksi olahan plastik tersebut. Seperti tertulis dalam dalam surat pemberitahuan aksi kepada Kepala Kepolisian Sektor Sleman, tuntutan aksi kali ini adalah pembayaran pesangon dan jaminan hari tua.

“Kami menuntut hak-hak kami untuk dipenuhi, termasuk jaminan hari tua,” ujar Sofyan salah satu massa aksi ketika ditemui ARENA di pintu gerbang pabrik, tepatnya Jalan Magelang kilometer 17, Tempel Sleman.

Menurutnya, ini merupakan tindak lanjut dari mediasi yang telah dilakukan. Sebelumnya telah ada ultimatum dari pihak buruh tetapi tidak ada respon. Kemudian pihak pabrik menjanjikan waktu satu minggu, namun tidak ada respon juga. “Itu terhitung sejak tanggal 7 Maret tapi sampai sekarang belum ada realisasi nyata dari janji itu,” sambungnya.

Hal itu dibenarkan oleh Purnomo, selaku koordinator aksi menyampaikan buruh melakukan aksi dikarenakan beberapa tuntutan yang belum ada kejalasan dari pihak manajemen. Terlebih sebelumnya sudah ada mediasi. “Kira-kira sepuluh hari yang lalu telah dilakukan mediasi tripartit, tetapi belum memberi kepastian mengenai tuntunan yang diajukan,” ujarnya di sela-sela aksi.

Sekitar pukul 12.30 pihak pabrik menerima perwakilan buruh untuk melakukan negosiasi. Beberapa jam kemudian disampaikan bahwa telah ada kesepakatan mengenai tuntutan-tuntutan tersebut.

Kirnadi, Sekretaris Jendral (Sekjend) Aliansi Buruh Yogyakarta (ABY) yang juga ikut serta dalam negosiasi tersebut menyampaikan bahwa pihak pabrik telah ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan mengirim sejumlah uang. Kemungkinan besok atau lusa akan sampai ke para buruh. Namun jika dalam tenggang waktu tersebut belum sampai, pihaknya akan melakukan kroscek ke BPJS dan Ketenagakerjaan, mengapa prosesnya begitu lama.

Baca juga  Bagaimana Pelopor Harus Berjuang?

“Kalau belum tercapai,, kita akan lanjutkan perjuangan ini sampai ada kejelasan mengenai tuntutan-tuntutan tersebut,” ujarnya kepada peserta aksi.

Reporter: Rodiyanto

Redaktur: Wulan

Komentar

komentar

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of