Secangkir Kopi Untuk Hawking

Spread the love

Lpmarena.com- Mengenang meninggalnya Fisikawan berkebangsaan Inggris, Stephen Hawking. Studi Klub Pendidikan Fisika Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar diskusi dengan tema “Secangkir Kopi Untuk Stephen Hawking” bertempat di Teatriakal Fakultas Sains dan Teknologi (SAINTEK), Kamis (29/03).

Rachmad Resmiyanto Dosen dan moderator diskusi, membuka dengan menceritakan perjalanan dan capaian intelektual Hawking, ditengah penyakit yang menyebabkan kelumpuhan. Bersama kursi rodanya Hawking mampu mengakses semesta dan menghasilkan karya-karya fenomenal, bahkan menjadi   best seller selama 237 pekan. Buku yang berjudul a Brief History of Time misalnya, diterjemahkan ke dalam 40 bahasa. “Capaian tersebut merupakan sindiran bagi kita, sebagai manusia normal,” ungkap Resmiyanto.

Sepanjang hidup, Hawking mendedikasikan dirinya pada intelektualitas dan menghasilkan mahakarya tentang teori segala sesuatu ( Theory of Everything ). Menurut Resmiyanto, dengan mempelajari mahakarya tersebut, Hawking memberi pemahaman pada kita bahwa keterbatasan bukanlah alasan. “Hawking adalah contoh bahwa manusia bisa membaca pikiran Tuhan,” imbuh Resmiyanto.

Ai Mega, pemateri sekaligus peneliti karya-karya Hawking mengungkapkan, Hawking menjadi idola dari banyak penggemar sains populer karena sifatnya yang humoris dan eksentrik . Selain karena itu, kejeniusan Hawking melalui karya fenomenal berjudul a Brief History of Time menjadi sebab ia tetap populer. Menurut Mega, kerumitan dalam karyanya, mampu ditampilkan tanpa bebas matematis. “Itu karena Hawking mampu memfokuskan pada fisika, dan tidak terbelenggu oleh agama,” ujar Mega.

Magang: Sidratul Muntaha Idham

Redaktur: Ajid FM

 

Komentar

komentar

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of