Home BERITA AC di Kelas Rusak, Mahasiswa FST Merasa Sulit Fokus Saat Perkuliahan

AC di Kelas Rusak, Mahasiswa FST Merasa Sulit Fokus Saat Perkuliahan

by lpm_arena

Lpmarena.com– Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Kalijaga mengeluhkan fasilitas AC yang kerap bermasalah. Kondisi tersebut sudah dirasakan sejak awal perkuliahan dan berdampak pada menurunnya fokus saat belajar. Terlebih, suhu ruang kelas yang panas membuat proses pembelajaran kurang kondusif, terutama pada siang hari.

Beryl Pragatha Maheswara, mahasiswa Program Studi Matematika, menyampaikan AC di ruang kelasnya sering tidak berfungsi secara optimal. AC sering tiba-tiba mati dan tidak bisa digunakan. Padahal, ia dan temannya sudah mencoba menyalakannya melalui remote maupun aplikasi di ponsel. Namun AC tetap tidak berfungsi dan membuat mahasiwa tidak nyaman ketika belajar.

“Apalagi saya tidak punya motor. Jalan dari kos ke kampus, naik ke lantai tiga  atau empat, lalu masuk kelas yang panas. Itu langsung bikin enggak mood belajar. Apalagi matematika,” katanya saat diwawancarai ARENA pada Rabu (26/11) di FST.

Selama empat bulan terakhir, Beryl mengungkapkan tidak pernah melihat teknisi AC yang melakukan pengecekan. Ia menilai kurangnya perawatan menjadi penyebab utama AC tidak bekerja secara optimal.

Padahal menurutnya, AC perlu dilakukan perawatan secara berkala agar bisa optimal. Karena dengan adanya pengecekan secara berkala, kerusakan fasilitas—khususnya AC— bisa diminalisir. Sehingga proses belajar mengajar di kelas tidak terganggu.

“AC harus rutin dicek sih. Tapi bukan cuma AC doang, fasilitas lain yang ada di FST harus juga dicek secara rutin agar mengetahui kondisi yang ada di FST,” imbuhnya.

Seirama dengan itu, Putri, mahasiswa FST lainnya, mengeluhkan hal serupa. Ia menceritakan AC di ruang 401, lantai empat, sudah tidak berfungsi selama lebih dari satu bulan. Akibatnya, mahasiswa yang menggunakan kelas tersebut merasa sangat kepanasan.

Ia mengaku dengan rusaknya AC di kelas bisa menghambat proses pembelajaran. Pasalnya, suhu kelas yang panas dan gerah bisa memengaruhi kemampuan kognitif mahasiswa.

“Pernah sampai harus pindah kelas karena panas banget. Padahal cuma dua SKS, tapi tetap enggak kuat kalau tetap di ruangan itu,” jelasnya pada Jum’at (21/11) di FST. 

ARENA kemudian menghubungi Agus Mulyanto, Wakil Dekan II FST Bidang Administrasi Umum, Keuangan, dan Sarana Prasarana. Namun, saat dihubungi, ia enggan untuk diwawancarai dan mengalihkannya ke Kepala Bagian Tata Usaha (TU) FST, Miftahul Rofi.

Menanggapi hal itu, Rofi menuturkan penyebab AC sering tidak berfungsi karena daya listrik di gedung FST tidak mencukupi. Terlebih, tahun ini FST menambah jumlah AC di beberapa kelas sehingga aliran listrik di sejumlah ruangan lainnya menjadi terhambat.

Padahal, pihaknya mengaku telah menambah daya listrik di gedung tersebut. Ia juga menyebut bahwa seluruh fasilitas yang ada di FST rutin dilakukan pengecekan dua kali dalam setahun.

“Masalah AC yang kadang nyala kadang tidak, itu teknis sekali. Setiap tahun kami minimal dua kali melakukan perawatan AC. Dibersihkan, dicek, dan dibetulkan kalau ada kerusakan,” ujarnya saat diwawancarai pada Rabu (26/11).

Lebih jauh, Putri telah menyampaikan keluhan mengenai kerusakan AC tersebut kepada dosen pengampu mata kuliah. Ia mengaku memilih melapor kepada dosen karena belum mengetahui pihak kampus yang berwenang menangani fasilitas AC, mengingat belum pernah ada sosialisasi terkait prosedur pelaporannya.

“Sejauh ini belum ada sosialisai. Waktu Sospem pun gak ada setahu saya. Mungkin ada, tapi belum terlalu jelas sosialisasinya,” jelasnya.

Baik Beryl maupun Putri sama-sama menilai bahwa minimnya sosialisasi mengenai fasilitas kampus dan prosedur pelaporannya menjadi salah satu penyebab persoalan AC tak kunjung dibenahi. Kurangnya informasi membuat mahasiswa bingung harus melapor kemana ketika terjadi kerusakan, sehingga penanganan menjadi lambat dan kondisi belajar menjadi tidak nyaman.

Reporte Muh Alif Irghiansyah (magang) | Redaktur Ridwan Maulana | Ilustrator Arif Budiman (magang)