Home - Kampung Buku Jogja Pancing Pegiat Literasi

Kampung Buku Jogja Pancing Pegiat Literasi

by lpm_arena

Lpmarena.com, Pameran Kampung Buku Jogja yang digelar di Foodpark UGM Bulaksumur telah memancing perhatian para penggiat literasi Jogja. Pasalnya, kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 6-8 Oktober 2016 ini telah mendatangkan beberapa penulis dan pendiri penerbitan yang ada di Yogyakarta. Salah satu diantaranya adalah Muhammad Nursam yang selaku pendiri dan pemilik penerbit Ombak, yang juga menjadi orator tentang buku dan kebudayaan saat diundang untuk menghadiri kegiatan tersebut.

Dalam orasinya, Nursam membacakan naskah yang menyangkut tentang dinamika penyebaran kebudayaan di Indonesia, yang kemudian dikaitkan dengan persoalan literasi di Yogyakarta. Selain itu, Nursam juga beranggapan bahwa orang yang besar di kota Yogyakarta adalah mereka yang cenderung sebagai aktivis dan para demostran yang bergelut dengan buku. ā€œOrang yang besar di Jogja lebih banyak dari kalangan mereka para aktivis dan ahli demonstran yang mencintai buku,ā€ tutur Nursam, Jumat (7/10).

Tak hanya agenda orasi saja yang di tampilkan pada event tersebut, pengunjung juga disuguhi beberapa agenda lain, seperti bedah buku, berdialog bebas, dan penampilan dari beberapa musisi ternama. Buku-buku yang disajikan dalam event Kampung Buku Jogja ini juga tak kalah menarik dari buku-buku yang dipasarkan di toko-toko lainnya, seperti buku tentang wacana, buku langka, dan beberapa buku yang sebagian besar dari penerbit indie. Harganya pun ikut bervariasi, mulai dari yang tergolong murah, seperti Rp.20.000 hingga yang tergolong mahal, seharga Rp.450.000.

Para pengunjung yang hadir sangat bersyukur dengan adanya penyelenggaran Kampung Buku Jogja. Mereka menuangkan antusiasnya dengan membeli banyak buku disertai harapan, bahwa mudah-mudahan penyelanggaran kegiatan yang serupa tetap terus dilestarikan agar mampu menciptakan kesan bahwa Jogja adalah gerbong buku se-Indonesia. Seperti yang diungkapkan oleh Hedar Hafiz, salah satu pengunjung. ā€œMudah-mudahan kegiatan seperti ini tetap terus terlaksana agar buku tetap hidup bagi masyarakat, khususnya di daerah Jogja ini sendiri,ā€ ucapnya.

Reporter: Ilham Rusdi

Redaktur: Isma Swastiningrum