Sistem Pendidikan Tak Sesuai Cita-Cita Pahlawan

Lpmarena.com, Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa Jogja (FAM-J) memperingati Hari Pahlawan nasional yang jatuh pada hari Kamis (10/11), dengan menggelar aksi turun ke jalan. Kegiatan ini berlangsung di Pertigaan Revolusi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Aksi tersebut menjadi bentuk kekecewaan sejumlah mahasiswa yang menuntut untuk dikembalikannya pendidikan sesuai cita-cita pahlawan, sekaligus bahan refleksi terhadap perjuangan pemuda, sebagai tongkat estafet para pahlawan.

Mashudi, kordinator umum aksi merasa pemuda saat ini perlu merefleksi kembali perjuangan pahlawan agar pemuda—khususnya mahasiswa, tidak kehilangan ruh-ruh dari apa yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan. “Nah, pada hari ini, pemuda-pemuda, saat ini sudah kehilangan ruh-ruh, seperti ruh perjuangan,” ujarnya.

Mashudi menganggap pemicu kemerosotannya ruh-ruh perjuangan pemuda karena adanya pendidikan yang semakin lama semakin mengekang kreatifitas pemuda Indonesia. Seperti banyaknya ruang-ruang diskusi digusur, diratakan, serta banyaknya tugas-tugas yang tidak ada sangkut pautnya dengan kondisi kultural Indonesia sebagai sebuah bangsa.

“Ruh perjuangan ini hilang dikarenakan memang sistem pendidikan yang ada di Indonesia pada hari ini sudah mulai mencekik kehidupan mahasiswa, pemuda, pelajar yang ada di Indonesia,” lanjut Mashudi.

Harapannya, aksi ini akan membawa refleksi dalam memperingati Hari Pahlawan dan menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali antusias mahasiswa. Terlebih dengan menyadari perannya sebagai pelopor utama, yang memiliki pengaruh terhadap kemajuan Indonesia, seperti yang diungkapkan Fikri salah satu massa aksi dalam orasinya. “Kami berharap, aksi ini cukup menyadarkan mahasiswa akan pentingnya peran mereka sebagai generasi penerus bangsa yang berdampak pada kemajuan Indonesia,” tegasnya.

Magang: Khaerul Muawan

Redaktur: Isma Swastiningrum

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of

Send this to a friend