“Jihad Selfie” Wanti-Wanti Paham Radikalisme Lewat Media Sosial

“Jihad Selfie” Wanti-Wanti Paham Radikalisme Lewat Media Sosial

Media sosial menjadi salah satu sarana yang berbahaya dalam persebaran radikalisme bagi kaum pemuda Indonesia saat ini.

Lpmarena.com, Tema jihad menjadi perhatian khusus dalam bedah film “Jihad Selfie” karya  Noor Huda Ismail yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga. Mendatangkan pembedah film Budhy Munawar Rachman, selaku pemikir Islam progresif dan pendiri Nurcholis Madjid Society (NCMS). Acara digelar pada Selasa (22/11), di Convention Hall, lantai II UIN Sunan Kalijaga.

Film ini menceritakan berbagai pengaruh kelompok radikalisme di Indonesia. Zaman sekarang kelompok-kelompok radikal yang menggunakan kekerasan tidak terlalu berpengaruh. Yang lebih berbahaya justru lewat peran media sosial, karena dianggap lebih menarik. Semisal, ISIS tentang kampanye mereka di media sosial khususnya fesbuk. Kelompok radikal ini  memperlihatkan semua kegiatan mereka di akun media sosial dan menarik orang yang melihatnya untuk bergabung.

Seorang pemuda dari Aceh yang mendapat beasiswa sekolah setingkat SMA di Turki, ia mengalami kegalauan karena seorang temannya telah bergabung dengan ISIS melalui media sosial. Pemuda tersebut ada rasa ingin bergabung, tapi setelah ada pengaruh dari keluarga pemuda itu tidak jadi ikut.

Jihad seperti apa yang harus dilakukan pemuda Indonesia saat ini, khususnya kaum muslim melihat pengaruh besar kaum radikalisme menjadi salah satu masalah yang dibahas. Menurut Budhy, sebagai pemuda Indonesia kita harus menolak radikalisme tersebut karena akan membawa kehancuran pada masa depan kita. “Jihad zaman sekarang juga bisa dilakukan dengan bekerja atau belajar sungguh-sungguh, bukan hanya dengan perang.”

Penting juga adanya pendidikan dalam keluarga sejak dini, khususnya tentang agama. Seperti kata-kata hidup mulia atau mati syahid, yang mengisyaratkan pandangan seperti apa yang harus kita tunjukkan sebagai pemuda dan masa depan Indonesia tentang jihad.

Baca juga  Jarik Penutup Mayat

Magang: Aliffa Ainun Nabella

Redaktur: Isma Swastiningrum

Komentar

komentar

Share:

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of