Negara Tak Pernah Bersahabat dengan Rakyat

Negara Tak Pernah Bersahabat dengan Rakyat

Lpmarena.com, Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI) Yogyakarta melakukan aksi solidaritas untuk kedaulatan rakyat Indonesia, dengan menggelar aksi turun ke jalan. Aksi ini berlangsung di Tugu Yogyakarta, pada Senin (28/11) malam, saat cuaca tengah gerimis.

Aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan terhadap rezim Jokowi-JK. Sebab kebijakan-kebijakan pembangunan bandar udara, pelabuhan, perluasan area perkebunan kelapa sawit, jalan tol, jalan kereta api, serta puluhan kawasan industri baru tak diimbangi dengan kebijakan yang pro rakyat. Malahan negara melindungi korporasi menggunakan kekuatan militer dan hukum. Akibatnya, lahan-lahan petani diambil paksa, seperti yang terjadi di Kulon Progo, Sukamulya, Langkat, dan lain-lain.

Ajid Fuad Muzaki, kordinator lapangan menyatakan aksi ini sebagai wujud solidaritas untuk rakyat Indonesia di semua sektor. “Baik sektor perburuhan, pertanian, maupun sektor-sektor yang lain. Indonesia ini milik rakyat Indonesia, bukan milik investor,” ujarnya.

Yusron, salah satu orator menyuarakan sekelumit persoalan bangsa ini. Di salah satu Nawa Cita Jokowi ada pembebasan lahan untuk rakyat, tapi kenyataan tidak seperti itu. Boro-boro membebaskan lahan, malahan lahannya dirampas. Belum lagi kondisi negara saat ini yang tergadai. Airnya dikuras untuk pabrik-pabrik, hutannya digunduli diganti lahan lahan sawit,  yang kebanyakan keuntungannya masuk keluar negeri.

Harapannya, seperti yang diungkapkan Abdul Gani Ghifari selaku ketua FPPI, aksi ini bisa direfleksikan oleh pemerintah atas kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan. Aksi tersebut juga tidak berhenti begitu saja, tapi juga isu kerakyatan harusnya ramai di media-media.

Magang: Rosi Salvajae

Redaktur: Isma Swastiningrum

Komentar

komentar

Baca juga  Mengurai “Ibu Susu” dalam Proses Kreatif Rio Johan
Share:

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of