Biolaska, “Perihatin Pada Spesies Langka”

Maraknya praktik jual beli spesies hewan langka yang berkembang di masyarakat Indonesia belakangan ini, mendorong komunitas Biologi Pecinta Alam UIN Sunan Kalijaga (Biolaska) Yogyakarta mengadakan acara Pekan Biodiversitas Indonesia (PBI). Dengan mengusung tema besar ‘Berpacu Dengan Waktu, Menyelematkan Biodiversitas Dengan Burung Sebagai Indikator’, acara PBI ini berlangsung selama lima hari, dari tanggal 5 Juni hingga 10 Juni mendatang. Bertempat di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Kegiatan PBI ini, dirangkum menjadi empat sub tema acara. Pertama, pameran fotografi yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 9 Juni 2012, bertempat di lobi lantai satu Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek). Pameran fotografer ini menampilkan 30 foto Biodiversitas Indonesia hasil bidikan Wildlife fotografer dari seluruh Indonesia. Kedua, Coaching clinic Fotografi, berlangsung pada tanggal 8 Juni 2012 pukul 13.00, bertempat di halaman Convention Hall UIN SuKa. Ketiga,sarasehan bersama PBI, pada 9 juni 2012 pukul 09.00-17.00, di teatrikal Fakultas Saintek. Keempat, acara ini ditutup dengan pengamatan burung, pada 10 Juni 2012 pukul 06.00- selesai, berlokasi di bukit Plawangan, Merapi.

Selain itu, PBI juga mengadakan kegiatan yang disebut ‘Edukasi Konservasi’. Acara ini merupakan bentuk pendidikan kepada siswa Taman Kanak-Kanak (TK) dan SMA se-Yogyakarta dan Jawa Tengah. Pada acara ini, siswa TK akan diajarkan tentang konservasi dengan lomba mewarnai gambar. Sedangkan untuk tingkatan siswa SMA, mereka diikutsertakan dalam lomba membuat esai tentang koservasi, kemudian dipresentasikan pada tanggal 7 Juni 2012 di Teatrikal Fakultas Saintek.

Nurdin, selaku ketua panitia acara PBI mengatakan, selain sebagai bentuk keprihatinan pada situasi spesies-spesies hewan langka di Indonesia,-seperti burung Kacamata Laut, burung Sikatan Belang, burung Kipasan, dan burung Reptor- acara ini juga bertujuan untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat akan pentingnya menjaga dan memiliki biodiversitas di Indonesia. “Melalui acara ini, kami juga ingin memperluas jaringan dan mempererat hubungan dengan para pakar dan komunitas biodiversitas yang ada di seluruh nusantara,” papar Nurdin.

[Januardi]

Komentar

komentar

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of