Ajak Sadar Bersih Sungai Lewat Aksi Mulung

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sekelompok mahasiswa UIN Suka yang tergabung dalam komunitas Water Forum, melakukan aksi memulung sampah di pinggiran Kali Gajah Wong, Rabu (6/6). Tujuannya, menumbuhkan kesadaran masyarakat dengan memberi contoh akan pentingnya menjaga kebersihan di sungai. Lalu, sampah yang telah dipulung dikirim ke Badan Lingkungan Hidup Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menurut Anggi, ketua Water Forum, banyaknya sampah di pinggiran Kali Gajah Wong menandakan bahwa masyarakat sekitar masih tidak peduli dengan kebersihan sungai. Padahal, sampah yang mengotori sungai, terlebih lagi limbah, dapat merusak keberlangsungan ekosistem yang ada di air. “Masyarakat pada dasarnya menyadari akan hal itu, mas. Mereka juga mendukung kami. Namun, mereka ingin melihat kami bekerja terlebih dahulu, baru akan turut berpartisipasi,” kata Anggi.

Senada dengan Anggi, Eka Sulistiyowati, M.IWM, selaku penasihat water forum mengatakan, kesadaran akan menjaga kebersihan sungai sangatlah penting. Mengingat bahwa sungai adalah barang publik, maka kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajibannya menjaga sungai sangatlah minim. “Masyarakat hanya ingin menggunakan haknya terhadap sungai, namun cenderung melupakan kewajiban,” ujarnya.

Water Forum adalah salah satu komunitas kelompok diskusi yang ada di Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) UIN SuKa. Kelompok ini rutin mengadakan diskusi yang berkaitan dengan ekosistem air setiap hari jumat sore. Kali Gajah Wong merupakan sasaran awal yang menjadi fokus perhatian komunitas ini. Selain karena sungai ini berada tepat di sebelah timur kampus, juga hal tersebut mereka lakukan sebagai bentuk aplikasi terhadap nama kampus UIN Suka. “Di akhir nama kampus kita ada kata ‘kalijogo’, yang berarti menjaga kali. Oleh sebab itu kami memfokuskan diri pada penjagaan sungai, khususnya yang ada di sekitar kampus,” tambah Eka yang juga merupakan salah seorang dosen di Fakultas Saintek.

Baca juga  Menyatukan Falsafah Politik Islam Sunni dan Islam Syi’ah di Indonesia

[Januardi]

Komentar

komentar

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of