Menwa UIN Ganti Komandan

Seorang komandan mempunyai tugas yang ringan sekaligus berat. Ringan jika dipandang sebagai pesuruh atau instruktur dan berat terhadap tanggungjawab yang di emban sebagai seorang pemimpin.

Pernyataan ini diungkapkan oleh Pembina Resimen Mahasiswa (Menwa) UIN Sunan Kalijaga (Suka), Drs. Kholid Zulfa M.Si saat serah terima jabatan komandan dan wakil komandan beserta unsure staf periode 2013/2014 di ruang PKSI UIN Suka, Yogyakarta, Minggu (3/02), kemarin.

M. Makmurun dan M. Choirul Sandi, komandan dan wakil komandan terpilih menggantikan Fitroh Dwi Nugroho dan A. Syahirul Alim M, komandan dan wakil komandan lama. Makmun-Choirul membawahi 24 anggota dan 14 calon anggota menwa (camen). Oleh karenanya, ia di tuntut untuk menahkodai Menwa UIN Suka lebih baik dari pada kepengurusan sebelumnya.

“Tidak ada kesalahan anggota, yang ada kesalahan pemimpin. Sehingga gerak pemimpin dan anggota sesuai  dengan kesepakatan. Sedang anak buah harus patuh dengan atasan” tutur pembina menwa dengan tegas.

Kholid Zulfa berharap kepada pemimpin terpilih, bahwa dipundaknya tertanam harapan-harapan baru yang lebih baik dan produktif.

Untuk menjadi pemimpin yang berbobot harus memiliki empat fungsi. Pertama, pemimpin. Siap memimpin dan bertanggungjawab dengan yang dipimpinnya. Kedua, sebagai guru. Pemimpin harus menjadi contoh pembimbing bagi anggotanya.

Ketiga, memiliki visi dan misi yang jelas. Dan keempat, sebagai sahabat. Kepemimpinan akan berhasil jika pemimpin tidak egois, tidak pilih kasih dan mampu menjadi sahabat terhadap para anggotanya. “keempat fungsi ini akan mendukung kepemimpinan yang lebih baik dan berkibar” pungkasnya. [Taufiq]

 

 

 

 

Komentar

komentar

Baca juga  Concerto untuk Pengukuhan Anggota Baru Gita Savana

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of