Ditinggal Rapat, Motor Lesat

http://masihmencatat.blogspot.com/

Nasib kurang beruntung di alami oleh Maryatul Qibtiya pada Rabu malam (03/4). Ia terkejut saat mendapati kendaraannya tidak ada  di tempat parkir Student Center (SC) UIN Suka. “Motorku mana, tadi aku parkir disini, kok gak ada,” tuturnya panik.

Diduga motor Supra Fit berwana biru-putih miliknya itu tertukar dengan motor Supra Fit abu-abu hitam yang masih tertinggal di parkiran SC. Hal ini membuat Mahasiswa Ushuluddin, UIN Suka tersebut sedikit rileks. “Semoga aja tertukar dengan motor ini” harapnya.

Selama ini kejadian hilangnya motor di SC akibat tertukar dengan motor merek sama. “Tunggu saja dulu dek, mungkin ini tertukar. Baru-baru ini ada dua motor yang tertukar disini, tapi dak lama kembali kok, semoga kejadian ini sama,” Kata maryono, penjaga parkir SC.

Namun tak berselang lama, suasana kembali panik. Motor yang di duga tertukar tersebut ternyata milik mahasiswa yang sedang Futsal tidak jauh dari SC. “Ada apa kok, rame-rame” tanyanya, sedikit kebingungan.

Tanpa menunda waktu, Wintoro Satpam SC yang bertugas malam itu langsung melaporkan kehilangan motor tersebut ke pos satpam pusat. Dua petugas satpam datang seketika. “Mbaknya lagi ulang tahun?,”. “Enggak pak!”. “Oh, biasanya kejadian seperti ini ulah temen sendiri, seperti kejadian di kampus barat belum lama ini,” jelas satpam pusat itu.

Akan tetapi Mahasiswa yang aktif di Lembaga Pers Mahasiswa Humanius tersebut tidak sedang ulang tahun dan tidak meminjamkan motornya kepada siapapun. Hanya saja motor yang parkir di SC malam itu penuh. tidak ada seseorangpun yang mencurigakan. Sehingga suasana parkir SC menurut Wintoro terlihat wajar.

“Selama tujuh tahun di SC belum pernah ada kasus pencurian motor. Bahkan dapat dikatakan parkiran disini lebih aman dari pada parkiran yang ada di atas,” ungkapnya.

Baca juga  Masjid Kampus Butuh Pengamanan Serius

Saat dimintai keterangan Wintoro, Qibti menjelaskan ia datang ke SC sekitar pukul 18.30 WIB untuk mengahadiri rapat. Ia memakir motornya di tengah-tengah puluhan motor yang telah parkir sebelumnya. Baru sekitar 21.45 WIB ia keluar dari dalam SC mendapati beberapa motor yang tersesisa kecuali motor Supra Fit S 3825 HM miliknya.

Setelah menulis laporan kehilangan, Qibti disuruh ke Polisi Sektor Kecamatan (Polsek), Depok, Sleman.”Kita hanya bisa berharap, untuk kabar selanjutnya kita tunggu lagi setelah melapor,” kata Wintoro.

Sampai berita ini di turunkan, kejelasan keberadaaan motor Maryatul Kiptiyah belum dapat dipastikan. Ia hanya berharap agar motornya dapat kembali secepatnya. [Taufiq].

Editor: Taufiqurrahman

 

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of

Send this to a friend