Tolak Kenaikan Harga BBM

 

Selasa (30/4), sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Anti Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) berdemonstrasi menolak rencana kenaikan harga BBM di pertigaan UIN Sunan Kalijaga. Mereka terdiri dari gabungan Front Aksi Mahasiswa Jogjakarta (FAM-J), Forum Sekolah Bersama (SEKBER), Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI), dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND). Mereka aksi dengan tertib, meski ada sedikit gangguan sebab padatnya arus lalu lintas jalan Adi Sucipto.

Aksi ini merupakan respon atas pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang berencana menaikkan harga BBM dengan alasan pembengkakan biaya subsidi sampai 30 triliun. Masa aksi, seperti dalam selebaran aksi, menyatakan bahwa kenaikan harga BBM bakal menambah penderitaan rakyat. Padahal ada solusi lain yang bisa dilakukan pemerintah melihat sumber daya alam (SDA) Indonesia sangat melimpah.

Mereka juga menuding rezim SBY-Budiono tidak becus dalam mengelola SDA Indonesia, sehingga mayoritas malah dikuasai kapital asing. Jadi, yang diperlukan bukan menaikkan harga BBM, melainkan nasionalisasi aset-aset vital negara.

“Kami menolak kenaikan harga BBM apapun alasannya, dan menuntut pemerintah untuk menasionalisasi asset-aset vital untuk kesejahteraan rakyat,” kata Cipto, ketua FAM-J, dalam orasinya.[A Taufiq]

Editor: Taufiqurrahman

 

Komentar

komentar

Baca juga  KMPD Aksi Menolak Kenaikan BBM

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of