Mahasiswa Harus Berperan dalam Demokrasi

 

Suasana Kampanye dialogis di salah satu fakultas.

 

 

 

Mahasiswa dituntut berperan aktif dalam demokrasi.

Senin(27/05) Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa(KPUM) Fakultas Dakwah mengadakan seminar di Teatrikal Dakwah. Hadir sebagai pembicara Muti’ah, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yogyakarta serta Hafizan selaku aktivis sosial. Seminar ini terselenggara sebagai kampanye dialogis yang diadakan di semua fakultas, yang merupakan agenda kampanye menjelang pemilwa 3 Juni 2013 mendatang.

Dalam pemaparanya, Hafizien Barbaroza mengajak mahasiswa berperan aktif dalam masalah demokrasi. Terbentuknya isu-isu akuntabilitas, reformasi yang merupakan proses desakralisasi penguasa yang diperankan oleh mahasiswa. “Namun dalam reformasi tahun ’98 yang menjadi pertanyaan mengapa mahasiswa hanya hadir ketika momentum saja? Dan menghilang setelahnya?”, ujar Hafizen Barbaroza.

Sementara Muti’ah mengatakan jika masalah seperti money politic menjadi permasalahan dalam pemilu. Itu banyak dilakukan oleh tim sukses yang tidak terdaftar di KPUM.

Dia juga menambahkan, diraihnya kesuksesan dalam PEMILU dapat diraih dengan mengupayakan beberapa hal. Pertama, partisipasi pemilih, saat masyarakat sekarang cenderung apatis dengan demokrasi menjadi keprihatinan bagi penyelenggara. Kedua, terpilihnya pemimpin yang kredibel, sebelum mencoblos harus ada ikhtiar zahir bagi masyarakat. Ketiga, kemampuan mengelola management konflik. (Annisatul Ummah)

Editor : Folly Akbar

 

Komentar

komentar

Baca juga  SIA, Sia-sia Dibuat?

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of