Jika Kalah, Kami Koalisi

Kedua calon saling bergenggam tangan untuk pemilwa tanpa kekerasan.

 

lpmarena.com, Pada 3 Juni mendatang, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga akan memilih Presiden dan Wakil Presiden yang baru. Ada dua pasang calon presiden dan wakil presiden yang siap bertarung pada Pemilwa tahun ini. Keduanya berasal dari dua partai peserta pemilwa, yakni Syaefudin Ahrom Al Ayubbi-Badriyanto dari PD SuKa dan Ahmad Davit-Ulhaq Royhan dari PRM.

Dalam pertarungan politik, pasti ada yang menang ataupun kalah. Terkait hal itu, kedua kandidat tersebut sama-sama menyatakan siap kalah dan siap bekerjasama untuk kepentingan bersama.

“Kita mahasiswa punya peran kontrol. Ketika PRM menang, kita akan melakukan beberapa kritik dan saran, yang kiranya belum termaksimalkan. PD SuKa berkomitmen untuk melakukan fungsi kontrol dan pengawasan terhadap partai yang nanti harus terjadi” ungkap Syaefudin yang akrab dengan sebutan Ucok

Secara tegas, pihak PD SuKa siap melakukan koalisi dengan partai lawannya (PRM-red) apabila kalah, dan mempunyai tujuan yang sama

“Kami akan mengusahakan bagaimana visi misi kami termaksimalkan, maka kami berusaha agar kita mendapat bagian. Kalau kita tidak mendapat bagian, kita akan titipkan visi misi kami. Saya kira yang baik harus koalisi, karena ada dua visi misi dari partai yang berbeda dan harus dipersatukan”, tambah Badri.

Begitu pula dengan kandidat dari partai yang telah lama hidup di UIN. David dari PRM pun menyatakan dirinya tidak mempermasalahkan apabila dirinya kalah dalam pemilwa kali ini.

“Saya pikir tidak masalah. Tapi saya akan sampaikan kepada calon presiden yang terpilih bagaimana ini bisa terlaksanakan. Karena bagi saya, siapapun yang terpilih asalkan apa yang kita bangun apa yang kita recanakan dapat terlaksana akan menjadi satu kebahagiaan untuk kita semua” ungkap mahasiswa Fakultas Ushuludin itu.(Indah Fajar R)

Baca juga  TPS FEBI Gabung Fishum, Mahasiswa Bingung.

Editor: Folly Akbar

 

Komentar

komentar

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of