Mahasiswa Keluhkan Penempatan TPS

Mahasiswa Keluhkan Penempatan TPS

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Penempatan TPS mengganggu lalu lintas mahasiswa.

 

Beberapa mahasiswa dan dosen mengeluh Penempatan TPS yang kurang tepat.

lpmarena.com, Tempat Pemungutan Suara (TPS) di ruang-ruang tiap Fakultas mengganggu jalannya proses pembelajaran akademika mahasiswa. Sebagian mahasiswa terpaksa memutar jalan ketika hendak menuju ruangan yang dipakai untuk belajar.

Sebagian mahasiswa mengeluh karena tidak diperbolehkan melewati jalan ketika hendak masuk jam kuliah oleh petugas KPUM F, karena terhalang oleh penyelenggaraan Pemiliwan Presiden Mahasiswa (PEMILWA) yang di laksanakan hari Senin (3/05).

“Wah, kaya ga ada tempat lain aja. Ya jadinya repot kaya gini, saya harus muter balik karena ga boleh lewat sama panitia KPUM F” tutur M. Sofiyudin mahasiswa Aqidah dan Filsafat semester II.

Seperti PEMILWA kemarin, penempatan TPS di ruang-ruang fakultas dianggap mengganggu proses belajar mahasiswa. Selain itu, suara bising para pemilih juga mengganggu ruangan di sebelahnya yang di pakai untuk proses perkuliahan.

Iskandar Zulkarnain, dosen Aqidah dan Filsafat juga menyayangkan penempatan TPS yang menurutnya tidak pada tempat yang tepat, menurutnya kalau TPS bertempat di taman atau teatrikal Fakultas lebih efektif, karena tidak mengganggu proses akademika Mahasiswa.

“di taman atau di teatrikal kan sebenernya lebih efektif, ketimbang di ruang-ruang fakultas yang sebenernya dipakai oleh mahasiswa. Kalau kaya gini ya jadi mengganggu mahasiswa belajar mahasiswa dan dosen”

Menanggapi hal tersebut Imam selaku ketua KPUM menuturkan dirinya mengikuti sesuai dengan peraturan yang berlaku, bahwasanya penempatan TPS di tempatkan dalam masing-masing Fakultas.

“saya hanya mengikuti peraturan yang berlaku mas, penempatan TPS di ruang-ruang Fakultas itu juga kami sudah dapat izin dari pihak Fakultas” paparnya ketika di temui Arena.(Robandi)

Baca juga  AA GYM: “KARAKTER BAKU PERCANTIK DIRI”

Editor : Folly Akbar

 

 

Komentar

komentar

Share:

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of