Home - Latih Pustakawan Tampil di Depan Umum

Latih Pustakawan Tampil di Depan Umum

by lpm_arena
Print Friendly, PDF & Email

Salah seorang peserta menampilkan kemahiranya berbahasa Inggris dalam acara tersebut.

 

Pelatihan ini merupakan salah satu rangkaian dari acara Pameran Literasi dan Budaya.

lpmarena.com, Selama ini pustakawan dipandang sebagai seorang penjaga perpustakaan saja dan hanya duduk-duduk di belakang meja. Pustakawan juga dipandang sebagai seorang yang tidak mengikuti perkembangan zaman, monoton, serta berperawakan temperamental. Berangkat dari keinginan untuk merombak asumsi tersebut, maka Labibah Zaen bersama para mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi (IPI) mengadakan acara Show and Tell pada Selasa (11/6) di Teatrikal Perpustakaan.

Acara tersebut sebenarnya merupakan tindak lanjut dari mata kuliah Bahasa Inggris dua yang oleh dosen pengampunya, yaitu Labibah Zain, diubah menjadi English for Libraryan. “Sebenarnya kalau di jurusan-jurusan lain ini matakuliah bahasa inggris dua. Tapi karena ini D3 dan mereka akan langsung terjun ke dunia kerja, akhirnya saya ganti dengan English for Libraryan,” papar Labibah seusai menjadi juri dalam acara tersebut.

Terkait dengan tujuan dilaksanakannya acara, pihaknya menyampaikan bahwa acara tersebut memiliki tujuan yang sederhana, yaitu melatih mahasiswa untuk berbicara bahasa Inggris di depan umum. Dan setelah melihat penampilan dari ketiga belas peserta tadi, Labibah menilai delapan puluh persen mahasiswanya sudah berani tampil di depan umum. Namun untuk masalah konten dan kebahasaan, pihaknya menilai hanya lima orang yang kualitasnya mumpuni.

“Kalau beraninya, sudah delapan puluh persenlah. Tapi untuk kompeten, itu baru sekitar lima orang,” tuturnya saat ditemui Arena.

Show and Tell yang menjadi salah satu rangkaian dari acara Pameran Literasi dan Budaya ini merupakan acara yang dikemas dalam bentuk lomba. Para peserta yang berjumlah 12 orang merupakan mahasiswa D3 yang telah lolos seleksi di tiap kelas.

“Sebenarnya ini yang lolos 15 orang. Tapi tiga orang tidak melakukan registrasi,” tutur Satria Gamala, ketua panitia acara Pameran Literasi dan Budaya ini.

Para peserta tampil menceritakan tema-tema tertentu yang berhubungan dengan perpustakaan dengan menggunakan slide show. Seperti Kunti Apriyani yang membawakan tema MPS dan Devi Ukhtisari yang memaparkan tentang Wespaper.

Setelah para peserta mengakhiri pemaparannya tentang tema yang dibawakan, salah satu dewan juri memberikan komentar tentang penampilannya dan konten yang dibawakannya. Para juri itu adala Labibah Zain, Ainul Yaqin, dan Ali Dumurifa. Dan menurut penuturan Satria, pemenang dari acara ini akan diumumkan sore ini, pada acara penutupan nanti. [Noer Hasanatul Hafshaniyah]

Editor : Folly Akbar