571 Puisi Serukan Perdamaian Dunia

Sekjen FAM Indonesia Aliya Nurlela (kanan) menyambut siswa-siswi dari MAN 1 Jombang yang berkunjung ke kantor FAM Indonesia, Pare, Kediri, Jawa Timur. Siswa MAN 1 Jombang juga peserta Lomba Cipta Puisi bertema Mesir, Palestina dan Rohingya yang digelar FAM Indonesia.

KEDIRI – Sebanyak 571 puisi yang ditulis peserta Lomba Cipta Puisi bertema Mesir, Palestina, dan Rohingya yang digelar Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia, menyerukan perdamaian dunia dengan misi selamatkan anak-anak, wanita dan orang-orang lanjut usia dari kebiadaban perang dan kekerasan.

Puisi-puisi itu ditulis oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar SMP, SMA, mahasiswa dan penulis-penulis yang sudah malang melintang di dunia kepenulisan. Mereka berdomisili di berbagai kota di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua, bahkan Malaysia, Hongkong, Turki, dan Mesir.

“Kami tidak menyangka bila antusias peserta mengikuti lomba ini sangat besar sekali sehingga panitia menerima 571 puisi dalam waktu hanya 25 hari,” kata Muhammad Subhan, Pegiat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia, Rabu (21/8).

Sementara Sekjen FAM Indonesia Aliya Nurlela mengatakan, pemenang lomba cipta puisi bertema Mesir, Palestina dan Rohingya tersebut telah diumumkan pada Ahad, 18 Agustus 2013 lalu. Dari 571 naskah puisi, terpilih 150 nominasi, 80 puisi pilihan yang dibukukan dan 10 puisi terbaik.

“Dari 10 puisi terbaik diseleksi secara ketat untuk menentukan pemenang 1, 2 dan 3,” katanya.

Dewan juri yang terdiri dari Tim FAM Indonesia, kata Aliya Nurlela, telah membaca, menilai, mendiskusikan, lalu memutuskan nama-nama pemenang, yaitu: Juara 1 Sika Indriyanti (Tuban) dengan judul puisi “Rohingya dari Tanah Tuhan”, Juara 2 Nanda A. Rahmah (Surabaya) dengan judul puisi “Antara Laut Tengah dan Sungai Yordan”, dan Juara 3 Muhammad Hendrawan (Cianjur) dengan judul puisi “Keberangkatan Amer”.

Sementara, tujuh puisi terbaik masing-masing berjudul: “Darah di Pelataran Bumi Al-Azhar” (Denni Meilizon, Padang), “Purnama Berdarah di Danau Galelia” (Khalili, Sumenep-Madura), “Berita Jelang Ramadhan, di Wilayah Barat Rakhine” (Ady Azzumar, Muara Enim), “Di Perbatasan dan Suaka, Negerimu Rohingya” (Ahmad Syauqi Sumbawi, Lamongan), “Palestina” (Dadang Suprayogi, Pangandaran), “Kisah yang Serupa Pohon Abadi” (Amal Lia Solihah Musfiroh, Banyumas), dan “Gadis Kecil dan Sajadahnya” (Niken Bayu Argaheni, Pati-Jawa Tengah).

Baca juga  Perdamaian dan Stereotipe Bangsa

Ditambahkan, sebagai tanda apresiasi, FAM Indonesia memberikan hadiah berupa: Juara 1 Uang THR Rp200.000 + Paket Buku + Piagam Penghargaan + Naskah Puisi Dibukukan. Juara 2 Uang THR Rp150.000 + Paket Buku + Piagam Penghargaan + Naskah Puisi Dibukukan. Juara 3 Uang THR Rp100.000 + Paket Buku + Piagam Penghargaan + Naskah Puisi Dibukukan. Sementara tujuh puisi terbaik dan seluruh peserta mendapatkan piagam penghargaan dari FAM Indonesia. (Siaran Pers FAM)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of