“NEGRI SEPATU”

Ilustrasi diambil dari jurnalhajiumroh.com

Karya     : Anisul Fuad*

 

Negri sepatu

Negrinya para ras-ras maju

Kata Ibu, malu..

 

Negri sepatu hitam

Negrinya para terpilih diam

Kata Meriam, semalam..

Melihat tragedi kejam

 

Negri sepatu hitam pekat

Negrinya para pecundang-pecundang melarat

Mencoba mendekat para birokrat

Berharap dapat tempat

Rela nekat demi pangkat

Ujung-ujungnya sekarat mendekat

Dicap rakyat penghianat

Sepatu hitam pekat yang mengijak kepala rakyat

 

Mengobrak-ngabrik padi menguning

Untuk perutnya yang bunting

 

*) sosok yang sedang asyik bercanda dengan sastra serta disibukan dengan kuliah di UIN SU-KA Bahasa dan Sastra Arab, juga sosok yang terGALAUkan dengan birokrasi penyair-penyair gila. pengaggum berat pemilik “negri amplop”.

 

Komentar

komentar

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of