Sajak untuk Bidadari Kecil

*)

Hidup ini begitu sunyi

Jika sunyi adalah keabadian

Aku ingin menjadi sunyi

Bersemayam di dalam hati

Membunuh kebisingan

Lepas bebas bagai kupu-kupu kecil

Dan membelai landai pipimu ketika mata terpejam

Tak pernah mati menunggui hatimu

 

Ajari aku tertawa melupakanmu

Atau ajari aku berdiri tegak tanpa dua genggam tanganmu

Dan juga menyayangimu tanpa hatimu

Ajari aku menyulut cerutu di bibirku

Memainkan asap paru-paruku

Tanpa menodai cinta di jantungku

Ajari aku tertidur tanpa bahumu

Atau ajari aku merasakan belaian lembut tanganmu di pipiku

Ajari aku menari tanpa lentik jari-jari manismu

Ajari aku membuang bayangmu yang tak mau hilang di mataku

 

Bidadari kecil, menarilah dalam keheningan malam

Menyanyilah untuk bintang selatan

Ada kunang-kunang terbang di atas ujung-ujung pohon kasturi

Membawa selembar senyuman untuk bunga yang mekar esok hari

 

*) Penulis adalah mahasiswa UIN Suka yang aktif di dunia maya bersama sajak-sajaknya

Baca juga  Puisi-Puisi Khoirul Anam: Nyanyi Sunyi Petani

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of

Send this to a friend