Instansi Islam Diminta Gunakan Bank Syariah

Peserta seminar ketika menerima materi di Ch pada Sabtu (8/02).
Peserta seminar ketika menerima materi di Ch pada Sabtu (8/02).

lpmarena.com, Institute for Islamic Economics and Finance Studies bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengelar seminar nasional dan literasi keuangan syariah 2014. Seminar yang bertema “Membangun Pilar Keuangan Syariah dalam Kerangka OJK” ini berlangsung di gedung Convention Hall lantai 2 UIN Sunan Kalijaga, Sabtu pagi (8/1).

Dalam acara ini menghadirkan satu keynote speaker Sri Rahayu Widodo (Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK), dan tiga pembicara, yakni Harry Azhar Aziz (Wakil Ketua Komisi XI DPR RI), Abdul Qoyum (Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Kalijaga), serta Dwi Kuswantoro (Direktur Eksekutif Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil).

Menurut Sri Rahayu, membaiknya sektor keuangan syariah tidak hanya dalam pengelolahan di dalamnya, akan tetapi adanya peran masyarakat juga di dalamnya. “Sektor keuangan dapat berjalan dengan baik dalam sistem keuangan tidak semata-mata karena baiknya pengelolahan di dalamnya, tetapi juga dari faktor konviden dari masyarakat dalam mengakses sektor keuangan syariah di Indonesia”, ujar Sri Rahayu.

Abdul Qoyum juga menambahkan, sebaiknya UIN Sunan Kalijaga mengantikan peran bank konvensional dalam mengakses keuangan dan mengalihkannya ke bank-bank berbasis syariah. “Sebagai universitas Islam, sebaiknya UIN Sunan Kalijaga harus lebih mengakses bank-bank berbasis syariah dan menganti dari bank-bank konvensional ke bank-bank syariah mulai dari pembayaran SPP”, ungkap Abdul Qoyum.

Seminar ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa S1, akan tetapi juga banyak  di hadiri oleh mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga. Menurut Lukman El-Hakim  selaku mahasiswa Pascasarjana Keuangan dan Perbankan Islam, ia berkeyakinan jika seminar ini bisa meningkatkan pasar modal. “Selain supervisi dan regulasi, keuangan syariah juga memberi kontribusi dalam keuangan di Indonesia”, ungkap Lukman. (Siti Umayah)

Baca juga  PBAK dan Hilangnya Demokratisasi Kampus

 

Editor : Foly Akbar

Komentar

komentar

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of