Difabel Resah, Halaman Rektorat Lama Jadi Jalur Kendaraan

1958531_462312010561735_1762079278_n
Dok. Arena

 

Sejak kebijakan satu jalur digalakkan, volume kendaraan di rektorat lama mulai padat.

lpmarena.com, Penerapan jalur satu arah yang diberlakukan di kampus timur UIN Sunan Kalijaga sejak senin (17/2) dirasa meresahkan mahasiswa difabel. Kebijakan satu jalur mengakibatkan bertambahnya volume kendaraan yang melewati halaman gedung rektorat lama. Padahal, di gedung tersebut aktivitas PSLD (Pusat Studi Layanan Disabilitas) berpusat.

Furqon, salah satu mahasiswa disabilitas mengaku resah, terlebih kebijakan tersebut belum disosialisasikan kepada mahasiswa difabel. “Saya belum tahu kalau ada kebijakan seperti itu. Pantas saja, kok rasanya makin banyak suara kendaraan yang melewati jalan sini,” ujarnya heran.

Furqon juga berharap mahasiswa yang berkendaraan lebih hati-hati, dan mengurangi kecepatannya. “Banyaknya kendaraan yang kencang melewati jalan sini kan bahaya, harus ada pengurangan kecepatan, dan lebih baik kebijakan ini ada sosialisasinya bagi difabel biar tahu dan jadi lebih waspada,” tambahnya penuh harap.

Meski demikian, ia tidak merasa keberatan dengan kebijakan tersebut, selama pihak UIN mau mensosialisasikan lebih masif. “Enggak apa-apa ada peraturan jalur searah, asal ada sosialisasi dan toleransi dari pengguna jalan saja,” tutur Furqon. (Mutiara Nur Said)

 

Editor : Folly Akbar

Komentar

komentar

Baca juga  Ali Sodik: Kebijakan Satu Jalur Untuk Mengurai Semerawutnya Parkiran

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of