Home - Jam Malam Perpus Sempat dihapus, Mahasiswa Kecewa

Jam Malam Perpus Sempat dihapus, Mahasiswa Kecewa

by lpm_arena
Print Friendly, PDF & Email
Doc

Perpuskaaan merupakan jantung keilmuan mahasiswa.

Rencananya, mulai hari Kamis (20/02), pelayanan perpus kembali normal.

lpmarena.com, Sejumlah mahasiswa kecewa terhadap kebijakan perpustakaan UIN Sunan Kalijaga yang menghapus jam malam. Terhitung Senin-Rabu (17-19/02) perpustakaan hanya membuka layanan hingga pukul 16.00 WIB.

Seperti yang diutarakan M. Kholil Ramli, mahasiswa jurusan Filsafat Islam Fakultas Ushuludin. “Karena saya melihat mahasiswa yang jam mata kuliahnya dari jam 07.00-15.00 WIB tidak memiliki waktu ke perpus untuk mengerjakan tugas atau membaca, ini mengapa saya kurang setuju,” tutur Kholil.

Hal ini tidak jauh berbeda diungkapkan Afa Faturrahmah, mahasiswa Sosiologi Agama Fakultas Ushuludin. Baginya, waktu pelayanan yang hanya 8 jam per hari tidak cukup nyaman. “Tutup jam 16:00 WIB, saya kurang lama di perpus, dalam artian waktu yang terlalu cepat. Saya merasa sudah nyaman di perpus, namun berhubungan waktu yang kurang memadai  apa boleh buat, itu hal yang membuat saya tidak setuju.”

Meskipun demikian, dia menganggap kebijakan ini sebagai hal yang wajar dan terpaksa harus menerima. “Dilihat dari situasi dan kondisi yang ada, kurang kondusif untuk mahasiswa yang ingin belajar di perpus, demi kepentingan bersama, untuk sementara kita harus bisa menerimanya dan sabar semoga semuanya cepat selesai” ungkap Afa menambahkan.

Menanggapi permaslahan tersebut, Widyastuti Kartini selaku Wakil Kepala perpustakaan UIN Suka mengatakan, bahwa perubahan yang ada disebabkan situasi perpus yang kurang kondusif pasca hujan abu jumat lalu. “Hari senin lalu harus masih tutup karena dalam masa pembersihan, tetapi untuk memfasilitasi para mahasiswa perpustakaan dibuka dan ditutup jam 16.00,” terang Widyastuti. Ia juga menjelaskan bahwa pembukaan layanan perpustakaan seperti biasanya akan di mulai tanggal 20 februari 2014.

Menanggapi mahsiswa keluhan mahasiswa yang merasa dirugikan, “Jika secara finansial kalau mahasiswa mengatakan rugi ya.. kami disini juga rugi karena ya menguragi pendapatan para pengawai. Soal yang hari jumat kemaren itu memang sudah  intruksi dari Rektor bahwa pada hari itu memang semuanya diliburkan baik perkuliahan atau layanan perpustakaan dan pada saat itu kami di sini semua pada kerja bakti untuk membersihkannya,  kami disini hanya menjaga kesehatan bersama” tambah Widyastuti Kartini (Salama Elmie)

 

Editor : Folly Akbar