Berbagi Hati, Berbagi Puisi

Oleh Dhede Lotus

 

Di kamar tidur di suatu subuh, sayangku,

Rupanya adzan memintaku untuk merenda puisi

Dari sisa gerimis semalam

Dari lampu-lampu yang mulai dipadamkan

Kau di mana?

Aku  jenuh terus mencari makna

Hal-hal kemudian terasa basi karena basa-basi

Tolong mengerti,

Yang ku inginkan hanya sepotong hati

Untuk menghidupkan puisi.

 

Ah, barangkali kita akan sepakat

Bahwa hidup seringkali hanya memperumit diri,

Hei lelaki.

Ya, kapan kau akan membuka diri?

Sebab bayangmu terus melambai dalam fikirku.

Mari, mari kita saling berbagi

Ada hati yang sama-sama sepi.

Kamar kost

Dhedhe Lotus
Dhedhe Lotus

Komentar

komentar

Baca juga  Puisi Eko Nurwahyudin: Taman Firdaus Di Jantung Labirin Kesunyian Sepasang Matamu

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of