Aksi Damai Tolak Kekerasan Jogja

Aksi damai Mahasiswa UIN tolak kekerasan di Yogyakarta, (16/10).
Aksi damai Mahasiswa UIN tolak kekerasan di Yogyakarta, (16/10).

lpmarena.com, Puluhan mahasiswa UIN Sunan Kalijaga menggelar aksi damai Anti Kekerasan Yogyakarta di Pertigaan UIN Jl. Laksda Adisucipto (16/10).  Aksi damai ini dilakukan untuk mendesak aparat hukum, agar memproses status hukum para pelaku pengeroyokan yang diduga suporter bola (PSCS).

Dalam aksi damai tersebut mahasiswa Simpatisan Aksi  menuntut  tiga hal. Pertama, mengutuk keras aksi kekerasan yang diduga keras oleh sporter bola yang mengakibatkan tewasnya mahasiswa prodi Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kedua, menuntut aparat penegak hukum menyelidiki kasus ini sampai tuntas dan menghukum semua pelaku dengan seadil-adilnya terutama otak intelektual di belakangnya. Dan ketiga, menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat Yogyakarta (Gubernur DIY, Dewan Perwakilan Rakyat, Insan Pers Cetak maupun Elektronik, Bupati, Ormas, Orpol, Peguruan Tinggi, Polda, Polres, Polsek, Camat, Lurah, Dukuh, RT RW) untuk berdiri bersama-sama menolak segala bentuk kekerasan atas nama apapun yang akhir-akhir meningkat di Yogyakarta.

Ach. Tahir, koordinator Aksi Damai ini mengatakan semboyan kota Jogja “Jogja Berhati Nyaman” akhir-akhir ini sedang terusik. Akhir-akhir ini banyak terjadi tindakan kriminal di kota pelajar ini hingga menelan korban jiwa. Lebih lanjut ia berharap aksi damai ini dapat dijadikan momentum untuk gerakan yang lebih besar keamanan dan kenyamanan Jogjakarta sebagai kota budaya dan pelajar. “Ini dijadikan momentum untuk  gerakan yang lebih besar keamanan dan kenyamanan Jogjakarta sebagai kota budaya dan pelajar. Masyarakat jogja harus turun tangan untuk langkah-langkah yang kongrit bagaimana kekerasan di jogja ditekan seminimal mungkin,” turutnya. (Istikhana Nurul Huda)

 

Editor : Ulfatul Fikriyah

Komentar

komentar

Baca juga  Aksi Peringati Hari Korupsi

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of