Pribadi Cak Nur untuk Bangsa

cak nur bedah buku
“Cak Nur adalah sosok quran oriented, tapi dengan fikiran terbuka, kontekstual dan modern,…”

Lpmarena.com, Hal tersebut disampaikan Ulil Abshar Abdala dalam seminar dan bedah buku bertajuk “Cak Nur Sang Guru Bangsa”. Seminar yang digelar di Teatrikal Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) ini menghadirkan Akh Minhaji (Rektor UIN Suka), Omi Komaria Madjid (Istri Alm. Cak Nur), Muhammad Wahyuni Nafis (Penulis Buku Biografi Sang Guru Bangsa) dan Ulil Abshar Abdala Conference on Religion and Peace (ICRP).
Ulil Abshar danWahyuni Nafis sebagai pembicara diskusi membahas singkat–isi buku tentang kepribadian Cak Nur yang dinilai sebagai cendekiawan muslim dengan pemikiran yang brilliant. Dari sekian banyak buah pemikiran Cak Nur yang menjadi fenomenal salah satunya adalah konsep keislaman, ke-Indonesiaan, dan kemoderenan.
Kemudian disampaikan juga perlunya sekulerisasi, kebebasan dan keterbukaan berfikir, serta idea progress. “Cak Nur adalah sosok quran oriented, tapi dengan fikiran terbuka, kontekstual dan modern. Beliau berfikir bagaimana Qur’an bisa bicara pada era modern,” tandas Ulil.
Waryono, Wakil Rektor II yang hadir dalam acara tersebut memberikan sambutan. Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap makin maraknya aksi dakwah yang ingin merubah Indonesia menjadi negara agama (Islam) pada berapa waktu terakhir ini. Kemudian ia mengharap dengan acara itu dapat memompa aktivitas dakwah yang tidak menciderai pihak-pihak lain di luar Islam.

Sri Harini, Wakil Dekan III FDK ketika ditemui setelah acara mengungkapkan jika tujuan pengadaan seminar dan bedah buku ini adalah agar mahasiswa dapat belajar kreatif-kritis, brilliant, dan sikap pluralis dari sosok yang sangat inspiratif sekelas Cak Nur. Selain daripada itu juga untuk meningkatkan kerjasama fakultas dakwah dengan institusi lain yang dapat menunjang pengkaderan da’I muda yang berbakat dari Fakultas Dakwah, (11/02). (Try Kurnia)

Baca juga  Budiman Sudjatmiko : Indonesia Butuh Manusia Politik, Bukan Politikus

Editor : Ulfatul Fikiyah

Komentar

komentar

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of