Respon Buku “Antara Barat dan Timur”

Spread the love
Cover buku "Antara Barat dan Timur" karya Al Makin.
Cover buku “Antara Barat dan Timur” karya Al Makin.

Lpmarena.com, Ikatan Mahasiswa Pascasarjana UIN Suka, Jurnal Al-Jamiah, Teater Eska dan HMI Komisariat Ushuluddin bekerjasama mengadakan bedah buku “Antara Barat dan Timur.” Bedah buku karya Al Makin tersebut diadakan di Teatrikal Perpustakaan UIN Suka, Selasa (24/03).

Dijelaskan panitia pelaksana, Abdul Malik, buku tersebut menceritakan pengalaman Al Makin mengenyam pendidikan di barat dan timur. Barat yang dimaksud ialah Eropa (Kanada dan Jerman). Sementara timur yang dimaksud ialah Indonesia. “Lebih kepada pengalaman. Buku ini semi ilmiah. Berceritanya gaya narasi, jadi pembaca tidak bosan membacanya,” terang mahasiswa pascasarjana tersebut.

Dalam rangka merespon buku tersebut, Teater Eska menyuguhkan pertunjukkan berjudul Arus yang disutradarai Ghoz Te. “Biasanya kita teater, khususnya Eska sendiri berangkat dari naskah. Kebetulan pak Makin punya buku baru antara barat dan timur itu. Kita tertarik untuk membuat pertunjukkan dari wacana barat dan timur,” ungkap Ghoz Te usai pertunjukkan.

Pertunjukkan yang berdurasi kurang lebih 30 menit itu, menurut Ghoz Te ingin menunjukkan bahwa relasi antara barat dan timur sudah tidak relevan untuk diperbincangkan. “Wacana orientalism, ini barat ini timur, ini adalah budaya barat ini adalah budaya timur sebenernya itu adalah relasi warna-warni, kata dialognya. Relasi yang megah. Kita rayakan kemegahan itu.”

Di era sekarang ini timur yang dikenal barat mistis dan budaya timur yang tertinggal sudah mulai mendapat tempat yang sama dengan disandingkan budaya konsumerisme. Sehingga sudah tidak relevan lagi mengkotak-kotakkan ini barat dan itu timur. “Toh, kita gak menafikan sebenarnya kita menikmati apa yang datang dari (pada) kita”. (Ulfatul Fikriyah)

Komentar

komentar

Baca juga  Maksud Mencari Tuhan Belum Sampai ke Penonton

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of