Rindu pada Angin

Rindu pada Angin

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Oleh Fikriyah*)

Ilustrasi diambil dari ceritamu.com
Ilustrasi diambil dari ceritamu.com

 

Rindu pada Angin

Rinduku pada angin telah menjelma lewat embun

Aku titipkan rinduku pada dedaunan

Ia akan datang setiap fajar hingga ketika mentari datang

Sapalah embun pagi dengan senyum

Karena ia akan menawarkanmu sebuah cerita

Dan kamu penentu alurnya

 

Hujan

Akulah hujan

Yang menguasai seluruh jagad

Aku tak pernah tahu waktu untuk datang

Karena akulah raja

Tak ada yang bisa menentang

Tak ada yang bisa menghadang

Kupikir kau tahu itu

Aku datang pada apapun

Pada tanah yang kering ataupun pada tanah yang basah

Pada sungai yang kering bahkan pada sungai yang penuh air hingga membuatnya banjir

Aku tak bisa menawarkanmu cerita

Karena kaulah yang akan bercerita

Aku hanya bisa menawarkan pelangi

Ia akan datang setelah aku pergi

 

Malam

Aku adalah malam

Yang selalu datang bersama sinar rembulan

Lihatlah aku dan kau akan tenteram bersamaku

Karena inilah janjiku

 

Akulah malam

Yang menawarkan kebebasan

Kebebasan dalam ruang tanpa batas

Jika kau ingin itu

Sapalah aku

 

April, 2015 di Ruang Hijau

 

*) Penulis hanyalah mahasiswa UIN Suka dan bukan siapa-siapa.

Komentar

komentar

Baca juga  REVITALISASI PERAN DAN FUNGSI MAHASISWA

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of