Pentingnya Penasihat Syariah bagi Produk Perbankan Syariah

Mahbubi mengisi sebagai Keynote speaker seminar internasional.
Mahbubi saat seminar internasional perbankan syariah, Jumat (8/5).

Peran penasihat syariah sangat penting untuk memastikan kepatuhan syariah industri perbankan syariah.

Lpmarena.com, Hal tersebut disampaikan Mohammad Mahbubi Ali (Internasional Shari’ah Research Academy for Islamic Finance, Affin Bank Islamic Malaysia), keynote speaker dalam seminar internasional Perbankan Syariah (PS). Seminar bertajuk Shari’ah Compliant Products The Role Shari’ah Advisors in Islamic Banking ini diadakan di Convention Hall lantai 1 UIN Sunan Kalijaga, Jumat (8/05) lalu.

“Penasehat syariah dalam perbankan syariah memainkan peran sentral dalam memastikan kepatuhan syariah di perbankan syariah baik sebelum atau sesudah produk tersebut dijalankan,” ungkap Mahbubi. Kurangnya penasehat syariah yang berkualitas adalah tantangan utama dalam memastikan efektivitas kerangka tata kelola syariah.

Kurangnya kesadaran pemerintah tentang perannya juga menjadi masalah yang dihadapi perbankan syariah. “Di Indonesia sendiri, peran pemerintah sangat dominan bagi perkembangan perbankan syariah karena peraturan bersikap top and down. Namun sayangnya, pemerintah Indonesia terkesan kurang sadar akan hal tersebut,” lanjut ia.

Di akhir pembicaraan, Mahbubi menekankan agar mahasiswa perbankan syariah UIN Suka dapat menjadi ekonom-ekonom yang handal dan kompeten sehingga dapat memajukan perbankan syariah di Indonesia.

Inayah Rohmaniyah, Wakil Dekan III bidang kemahasiswaan dan kerjasama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Suka dalam sambutannya mengatakan acara ini diselenggarakan dalam rangka pengembangan kompetensi mahasiswa program studi (Prodi) Perbankan Syariah. Selain itu, ia menambahkan, acara ini bertujuan memberikan pembelajaran dan pengetahuan bagi mahasiswa terhadap isu penting tentang mekanisme produk dan peran penasehat syariah dalam perbankan syariah.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Abdul Qoyum, moderator seminar. Ia menambahkan seminar ini untuk membandingkan dan menyatukan materi yang selama ini disampaikan oleh dosen dengan praktisi agar tidak ada kerancuan antara keduanya.

Baca juga  Menelisik Kicauan #G30SUKT di Twitter

Sebanyak 200 mahasiswa Prodi PS hadir dalam seminar yang berlangsung 2 jam tersebut. Tia Astuti, mahasiswi Prodi PS semester II ketika ditemui ARENA berujar, “Seminar ini telah memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa Perbankan Syariah karena memberikan tambahan ilmu dan wawasan. Selain itu, seminar ini juga memotivasi kita untuk menjadi ekonom islam yang handal.” (Kartika HN)

Editor : Ulfatul Fikriyah

Komentar

komentar

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of