Kebijakan JOKOWI-JK untuk Papua Perlu Mendapat Perhatian Secepatnya

Seminar
Seminar Membedah Kebijakan Jokowi-JK untuk Papua Damai dan Sejahtera, Rabu (20/5).

Lpmarena.com, Rabu (20/5) diskusi publik menyambut Hari Kebangkitan Nasional dilakukan oleh BEM Nasional cabang Yogyakarta. Diskusi ini mengangkat tema “Membedah Kebijakan Jokowi-JK untuk Papua Damai dan Sejahtera” yang dilaksanakan di gedung Kedaulatan Rakyat (KR) lantai II.

Arib Bolas selaku panitia mengungkapkan acara ini diadakan untuk merespon isu-isu yang berkembang sekarang tentang para aktivis Papua yang berusaha melepaskan dari NKRI. “Hal inilah, mengapa tema yang diangkat tentang kebijakan Jokowi di tanah Papua,” ujar Arib saat diwawancarai.

Diskusi yang dihadiri oleh tiga narasumber, yaitu Ariyanto akademisi UGM, Sugiarto aktivis Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi), dan pendeta Hasen Maniburi sesepuh Papua di Yogyakarta.

Diskusi yang dimoderatori Agus Luki Saputra ini diawali dengan pembicara Ari Rohyanto yang menyatakan bahwa Papua merupakan wilayah yang perlu mendapat penanganan bersama. “Masalah Papua bukan masalah pemerintah tapi masalah bangsa kita bersama,” ujar Ari. Dia juga menyontohkan bahwa setiap tahun tanah Papua mendapat alokasi dana yang banyak tapi kenyataannya masih banyak masyarakat yang tetap hidup miskin.

Hal tersebut diperkuat dengan pernyataan Saifudin selaku dewan presidium BEM Nasional memberikan sambutan bahwa tanah Papua kaya namun belum ada perhatian dari pemerintah secara lebih khusus. “Perlunya integrasi di tanah Papua untuk mencapai kesejahteraan,“ ucapnya. (Doel Rohim)

Editor: Isma Swastiningrum

Komentar

komentar

Baca juga  Mahasiswa Papua di Tengah Stereotip Warga Jogja

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of