Bambang: Kobarkan Semangat Usut Kasus Udin

Lpmarena.com, 19 tahun sudah kasus Udin berlalu, tetapi belum juga tuntas. Tersangka yang diduga merupakan salah seorang yang memiliki kekuasaan di Bantul tak juga ditangkap. Untuk itu Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Yogyakarta berkerjasama dengan para seniman dan aktivis menyuarakan kembali dan menuntut untuk menuntaskan kasus ini. Tribute to Udin adalah judul dari acara yang digelar di Lembaga Indonesia Prancis (LIP) Yogyakarta, Kamis (27/08).

Ketika membicarakan tentang kasus Udin, berarti kita juga sedang berbicara tentang kekerasan terhadap Jurnalis dan hal ini sangat bertentangan dengan konsep negara yang demokratis. Inilah yang menjadi perhatian penting disampaikan Bambang Wijayanto selaku ketua AJI Yogyakarta dalam sambutannya.

“Kita sebagai jurnalis memiliki tugas untuk mengetuk pintu, agar keadilan itu muncul,” kata Bambang.  AJI mengobarkan kembali semangat untuk mengusut tuntas kasus ini. Kekerasan pada wartawan merupakan pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) dan juga merupakan salah satu langkah untuk membungkam kebenaran.

Menurut Bambang, meskipun di mata hukum kasus ini sudah tidak menemui titik terang, ia percaya apabila perlawanan terus dilakukan dan generasi baru muncul dan meneruskan, maka kasus yang menimpa Udin tidak terbuang menjadi sampah. “Dalam setiap kegiatan akan ada orang baru yang mendengar tentang kasus Udin ini, kita akan terus mengobarkan semangat untuk mengusut tuntas kasus ini,” tegasnya. (Miftahur Rahman)

Editor: Isma Swastiningrum

Baca juga  Tuntut Keadilan untuk Udin, K@MU Gelar Aksi Diam

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of

Send this to a friend