LPM Arena Kenalkan Jurnalisme Warga pada Mahasiswa Baru

Lpmarena.com, Menyambut mahasiswa baru, Lembaga Pers Mahasiswa Arena bekerja sama dengan Kalijaga Creative Festival (KCF) 2015 pada Rabu (7/10) mengadakan kelas menulis bertajuk “Jurnalisme Warga” di Teatrikal Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga. Mengundang Robi Kurniawan, mantan Pemimpin Redaksi LPM Arena 2013/2014 sebagai pemateri tunggal.

Dalam pendahuluan yang disampaikan, Robi melihat tema Jurnalisme Warga menjadi penting seiring dengan fenomena yang ada di masyarakat luas saat ini. Di mana era cyber atau era internet semua elemen masyarakat mampu mempublikasikan berita atau informasi yang mereka buat sebagai konsumsi publik. Misalnya melalui media sosial yang warga miliki (fesbuk, twitter, atau pun blog pribadi).

Sayangnya, masyarakat yang notabene bukan jurnalis profesional belum memiiki bekal ilmu dan asas-asas jurnalistik yang memadai. Menyebar informasi tanpa jelas asal-muasalnya atau menyampaikan opini pribadi kemudian orang lain yang membaca publikasi tulisan tersebut. Juga menganggapnya sebagai berita dan bahkan dapat menjadi opini publik. Kemudian dari sinilah banyak permasalahan yang muncul, salah satunya kekacauan publik.

“Tidak hanya wartawan, setiap orang berpatisipasi menulis berita tanpa bekal dasar-dasar jurnalistik,” tandas Robi.

Dalam kelas menulis ini materi-materi yang disampaikan meliputi tentang pers, Undang-undang Pers, bentuk-bentuk tulisan dalam media massa, straight news, dan teknik wawancara. Salah satu poin yang ditekankan Robi dalam materi yang disampaikan adalah pentingnya klarifikasi dalam pembuatan berita.

“Bukanlah jurnalis yang baik jika menerima informasi tanpa klarifikasi kebenaran berita tersebut. Juga bukan redaktur yang baik yang hanya melihat struktur tulisan yang rapi dari seorang wartawan, melainkan juga melakukan klarifikasi ulang atas berita yang telah dibuat oleh wartawannya,” tegas Robi dalam salah satu poin kesimpulan akhir.

Baca juga  Persma Dulu dan Sekarang

Menurut Arina Rahmatika (20), salah satu peserta yang hadir mengatakan jika  kelas menulis ini bagus, padat materi, dan bermanfaat. “Bagus. Alangkah lebih bagus kalau ada praktek jurnalistik langsung,” pungkas mahasiswi jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) ini. (Try Kurnia)

Editor: Isma Swastiningrum

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of

Send this to a friend