Media Online Persma, Antara Alternatif dan Mainstream

Lpmarena.com, “Persma online sebagai pers alternatif atau hanya ikut mainstream?” tanya Prima S. W, dari Gerakan Literasi Indonesia. Prima memancing pertanyaan tersebut dalam talkshow tentang media online: Habis Cetak Terbitlah Online di perayaan ulang tahun LPM Arena ke-41. Selain Prima, hadir pula Pimpinan redaksi Mojok.co, Arlian Buana sebagai narasumber. Bertempat di Parkiran Terpadu FTIK UIN Suka, Minggu (10/1), talkshow ini juga menandainya peluncuran lpmarena.com.

Prima mengatakan sebagai lembaga pers mahasiswa, Arena memegang peranan dalam memantau dan memberikan update berita secara cepat dan berkala. Semakin ke depan orang sudah mulai menerima berita online, karena sekarang kecenderungan pembaca lebih ke online.

“Persma itu bukan sebatas untuk memberitakan, namun juga sebagai gerakan dan secara fisik selalu menjadi alternatif. Lebih baik persma memulai dengan media online. Sebagai contoh, majalah ekspresi yang dibredel menjadi isu nasional setelah diliput viva.com. Hal itu berarti peranan online semakin kesini menjadi penting,” katanya.

Di samping itu dalam menciptakan identitas dan membuat massa pembaca online, Arlian Buana mengemukakan bahwa persma adalah tentang intelektualisme dan jurnalisme. Menjadi unik karena posisinya berada di antara media mainstream, ia berdiri sebagai alternatif.

“Hal ini karena persma punya kemampuan menulis, sehingga mempunyai nilai tersendiri untuk bisa masuk ke media online. Yaitu dengan memunculkan karakter yang khas untuk membangun brand sendiri,” tutur Bana, panggilan Arlian.

Bana menjelaskan untuk menarik pembaca, panjang berita menjadi salah satu hal yang diperhitungkan. Berita online yang cenderung pendek sekarang menjadi tidak menarik. “Bahkan dibandingkan dengan Detik, CNN memiliki platform isu yang mendalam, karena bukan tak mungkin ke depannya jumlah pembaca akan mencari kedalaman berita,” imbuhnya.

Baca juga  Undangan Launching Majalah dan Sarasehan LPM ARENA

Pada kesempatan yang sama Prima memberikan tanggapan bahwa persoalan betah tidaknya pembaca terhadap sebuah tulisan itu karena tulisannya bagus. Di mana memuat suatu tulisan yang interaktif, dengan berisi teks, gambar, dan video. Oleh karena itu portal online jika ingin maju selain mengembangkan penulis juga harus mengembangkan para programmer, designer, dan videographer.

Di akhir penjelasan Bana memberikan rahasia Mojok.co yang memiliki banyak pengunjung tiap harinya. Untuk membuat orang terpanggil dalam membaca berita online adalah dengan mengikuti tren percakapan, baik di google, twitter, atau fesbuk.

“Tren itu sangat berpengaruh. Kita bisa membuat orang terpengaruh dengan merespon tren percakapan. Selain itu, konten terbaik adalah konten yang bisa membuat orang membagikan berita kita. Dengan begitu kita harus bisa membuat tren atau mengikuti tren yang ada,” ucap Bana.

Magang: Ratna Sari

Redaktur: Isma Swastiningrum

Komentar

komentar

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of