Student Center Krisis Air

Student Center Krisis Air

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Lpmarena.com, Rabu (16/11), “AIR HABIS” begitu sebuah tulisan terpasang di pintu kamar mandi Student Center (SC) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sudah tiga hari terhitung mulai hari Senin (14/11), kamar mandi di SC tidak dapat difungsikan, karena tidak tersediannya air di ke-enam kamar mandi yang ada di SC. Hal ini membuat mahasiswa maupun mahasiswi yang melakukan kegiatannya di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) merasa terganggu dan tidak nyaman.

Beberapa yang ARENA temui mengatakan bahwa tidak tersediannya air di kamar mandi SC membuat mereka kesulitan ketika akan buang air, maupun berwudhu ketika memasuki waktu beribadah. Pilihannya, mereka harus pergi keluar SC mencari kamar mandi lain. Seperti Indah Kartika Cahyani, salah satu anggota di UKM KSR PMI, menurutnya habisnya air di SC menyusahkannya atau membuat kegiatan yang dilakukan organisasinya tidak kondusif.

“Kalau lagi rapat atau ngerjain sesuatu tiba-tiba pengen buang air, atau solat kan harus keluar dari Student Center dulu, biasanya ke masjid. Sedangkan jarak dari student center ke masjid itu kan jauh juga, jadi mengulur banyak waktu,” ujar Indah.

Imron Mustofa mantan Pimpinan Umum Lembaga Pers Mahasiswa Paradigma pun mengaku sangat terganggu dengan tidak tersediannya air di kamar mandi SC. Suasana untuk melakukan kegiatan di student center menjadi tidak kondusif, karena untuk berwudhu saja ia harus pergi ke masjid yang jaraknya lumayan jauh. Belum lagi hujan yang membuatnya berpikir ulang untuk kembali ke SC untuk melanjutkan kegiatannya.

Berdasarkan penjelasan Heri Setiono, selaku satpam SC yang juga mengawasi perbaikan mesin pompa air di SC mengaku tidak tersedianya air selama tiga hari dikarenakan ada kerusakan pada mesin pompa air.

Baca juga  Petinggi Birokrasi Klarifikasi Pengunduran Diri Rektor UIN Sunan Kalijaga

“Pompa airnya konslet, kena luapan air di tendon,” ucap Heri. “Sebenarnya sudah mulai diperbaiki oleh teknisi ketika hari Senin, tetapi dikarenakan alat yang dibutuhkan belum didapat, jadi perbaikan belum selesai hingga sekarang. Dan kami sendiri juga belum tahu kapan perbaikan akan selesai. Mungkin bisa langsung ditanyakan ke teknisi,” sambungnya.

Reporter: Wulan Agustina Pamungkas

Redaktur: Isma Swastiningrum

Komentar

komentar

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of