Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu Lewat Media

lpmarena.com, Dalam menghadapi dunia yang serba modern, rasa ‘ingin tahu’ itu sangat diperlukan. Pemuda harus menumbuhkan nalar skeptisnya, terutama dalam melirik media. Skeptis terhadap sesuatu memancing munculnya rasa ingin tahu. Hal ini disampaikan Reren Indranila dalam diskusi Literasi Media bertajuk Pemuda Peduli Media, yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi¬† Komunikasi dan Penyiaran Islam pada Jumat (25/11), di Teaterikal Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga. Selain ¬†Pemimpinan Umum (PU) Radar Jogja, Reren Indranila, diskusi juga dihadiri PU Bersatunews.com, Abu Lama Archaida, dan Wakil PU LPM Arena, Muhammad Faksi.

Abu Laka mengungkapkan, perlu ada sikap yang baik ketika melirik permasalahan yang ada di media. Tidak sekedar memaki-maki saja, namun juga ada bukti nyata. “Indonesia bisa menjadi luar biasa ketika anda berkarya, melakukan sesuatu yang nyata. Bukan maki-maki aja.”

Ia menambahkan, selain menumbuhkan sikap skeptis dan rasa ‘ingin tahu’, pemuda juga harus mampu memanfaatkan media dalam menghasilkan karya. Media juga merupakan ruang publikasi dalam menumpahkan gagasan. “Kenapa kita harus peduli sama media? Karena di samping sebagai petunjuk, media juga merupakan ruang publikasi gagasan.”

Ia juga mengatakan, mahasiswa tidak harus selalu membaca karya orang lain. Ada fase di mana mahasiswa harus menghasilkan karyanya sendiri, sehingga karya yang dihasilkan bisa dikenang. “Ketika kita punya gagasan, tulisan yang disebar melalui media, baik di koran atau online, maka orang akan mengenang.”

Magang: Khaerul Muawan

Redaktur: Lugas Subarkah

Komentar

komentar

Baca juga  Frekuensi Media Milik Publik, Bukan Milik Golongan

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of