Mendapatkan Ilmu dengan Sering Berbicara

Lpmarena.com, Banyak orang beranggapan bahwa belajar bahasa Arab harus mempunyai hafalan yang banyak dalam kosakata, ataupun dengan menentukan tata letak bahasa Arab. Banyak juga yang menghafal, tapi tidak digunakan untuk berbicara, sehingga akan menimbulkan lupa akan kosakata tersebut karena tidak sering digunakan.

Pun mempelajari bahasa Arab bukan hanya dengan menggunakan teknik menghafal kosakata dan belajar letak tata bahasa, akan tetapi bisa dengan mencari rekan bicara yang dapat memperlancar proses belajar. Sebab dengan berbicara akan mengasah kosa kata, dari yang sedikit menjadi berkembang dan mendapatkan kosa kata yang baru dalam percakapan, yang itu dapat berguna untuk mengingatnya.

Hal ini di sampaikan dalam seminar Disaster Management Institute of Indonesia (DMII) “Urgensi Bahasa Arab” yang diselenggarakan oleh Pacifik Private Sector Development (PSDI) Malugha. Bertempat di Ruang 303 Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga, Sabtu (03/12), seminar ini mendatangkan pemateri Syarif Baharuddin.

Teknik yang paling kilat untuk dapat berbahasaa Arab adalah sering berbicara bahasa Arab dengan rekan. Dari percakapan itulah akan mendapatkan kosa kata baru, mengingat kosa kata yang telah dihafal dan menentukan tata letak yang baik. Sedangkan untuk mempelajari tata letak bahasa Arab, akan kesulitan jika digunakan dalam berbicara, yang mana  harus menyesuaikan dengan pengetahuan tentang tata letak tersebut.

Selain membahas mengenai metode belajar bahasa Arab, seminar juga membahas tentang beasiswa pendidikan yang mengharuskan bisa berbahasa Arab. “Di seminar ini juga diberikan informasi tentang jaringan-jaringan beasiswa bahasa Arab di luar negeri,” ucap Najumuddin Firi prodi Biologi UIN Sunan Kalijaga yang mengikuti seminar tersebut.

Magang: Aak Muyassaroh

Redaktur: Isma Swastiningrum

Komentar

komentar

Baca juga  Struktur Organisasi LPM Arena 2016-2017

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of