Lpmarena.com– Unit Kegiatan Mahasiwa (UKM) keluhkan pemotongan alokasi durasi sosialisasi dalam Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Sunan Kalijaga pada Rabu (20/08). Berdasarkan rundown yang telah disepakati, sosialisasi UKM dimulai pada 14.00 WIB, tetapi pada praktiknya terdapat kemoloran yang berdampak pada pengurangan durasi.
Dalam pantauan ARENA, sosialisasi UKM yang awalnya lima menit, berkurang menjadi sekitar tiga menit. Hal ini menjadi permasalahan karena beberapa UKM telah menyiapkan konsep yang akan disampaikan.
Fahruansyah, Ketua Forum Komunikasi (Forkom) UKM, mengeluhkan minimnya durasi sosialisasi tidak mencukupi dengan konsep yang telah disiapkan setiap UKM. Hal ini berdampak pada informasi yang tidak maksimal didapatkan oleh mahasiswa baru.
Menurut Fahru, dilansir dari rundown sosialisasi UKM dimulai pukul 14.00 WIB, sementara itu, pada pukul 14.00 WIB mahasiswa baru memasuki gedung MP. Sehubungan dengan hal itu, ia sangat menyayangkan tidak adanya koordinasi dari panitia PBAK terkait kemoloran, yang membuat UKM cukup lama menunggu. Fahru merasa, dengan pengurangan durasi itu, mahasiswa menjadi tidak kondusif; walaupun UKM mendapatkan porsi dua hari untuk penampilan.
“Kan itu cuma penampilan, mahasiswa baru juga mengulik terkait UKM ya lewat sosialisasi ini,” ujarnya.
Perwakilan UKM Mapalaska, Ridha Khoirunnisa memaparkan minimnya durasi sosialisasi membuat UKM Mapalaska harus memangkas detail yang telah disiapkan. Hal ini ia sambungkan dengan branding kampus yang mengharapkan mahasiswa baru aktif mengikuti UKM, namun pada kenyataannya tidak sinkron dengan pemberian waktu untuk sosialisasi tiap-tiap UKM.
Ridha merasa kecewa tidak bisa menyampaikan secara totalitas apa yang sudah ia kemas karena pengurangan durasi. Baginya, durasi yang awalnya lima menit saja dirasa kurang, ditambah dengan pengurangan durasi.
“Menurut aku sendiri itu udah minim banget, ditambah ini dipersingkat gitu,” ujar Ridha.
Ridha menambahkan, dampak yang dirasakan; UKM Mapalaska harus memangkas banyak script yang awalnya telah mereka siapkan, dan juga video yang tidak tersampaikan hingga tuntas. Baginya, penayangan video sangat mendukung mereka dalam mensosialisasikan UKM, karena dari video itu mereka bisa mem-branding UKM semenarik mungkin.
Sementara itu, Ketua Panitia Dosen PBAK, Winarti menjelaskan kemoloran terjadi karena salah satu fakultas yang masuknya agak terlambat, oleh karena itu acara belum bisa dimulai sebelum semua mahasiswa baru memasuki gedung MP. Ia menambahkan, bahwa panitia tetap on schedule, alih-alih mengurangi durasi sosialisasi UKM.
Menanggapi hal ini, Kamila Nazlina selaku Ketua Panitia PBAK, menyebut kemoloran ini disebabkan oleh susunan acara sebelumnya yang sudah tidak sesuai rundown. Menurut Mila, sambutan Rektor dan Wakil Rektor III saat di masjid cukup lama melebihi dari durasi ditentukan oleh panitia. Hal ini berakibat pada susunan acara setelahnya yang lepas dari rundown, seperti proses mobilisasi mahasiswa baru ke gedung MP yang seharusnya banyak menyita waktu.
“Karena dari awal, dari pagi itu, ada kemoloran pas di masjid itu, jadi itu berpengaruh ke siang-siangnya, jadi kita mobilisasi tidak sesuai dengan rundown yang plan a pertama gitu,” pungkas Mila.
Reporter Rizqina Aida | Redaktur Ghulam Ribath