FITK Masih Gunakan Sistem PPL-KKN Integratif

Peserta PPL-KKN Integratif FITK tahun 2014 yang sedang mengikuti pembekalan.
Peserta PPL-KKN Integratif FITK tahun 2014 yang sedang mengikuti pembekalan.

 

lpmarena.com, Sabtu (21/06), Sukiman Wakil Dekan 1 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga memberi penjelasan dalam pembekalan PPL-KKN. Acara tersebut dilaksanakan di Convention Hall lantai 1 dari pukul 08.00 WIB sampai 12.30 WIB. Dalam acara pembekalan itu, wakil dekan 1 FITK memberikan penjelasan lebih mendalam tentang sistem PPL-KKN integratif.Sukiman mengungkapkan, PPL-KKN untuk FITK memang lebih awal dibandingkan fakultas-fakultas lain, hal ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan, salah satunya untuk mempersiapkan kegiatan ramadhan agar lebih optimal.

PPL-KKN tahun ini masih seperti tahun-tahun sebelumnya yaitu PPL-KKN integratif. Hal ini dijelaskan mengingat isu yang pernah beredar bahwa PPL dan KKN FITK akan dipisahkan tahun ini. (Baca: Tahun Depan KKN-PPL FTK Dipisah).

”Sistem KKN-PPL tahun ini masih memakai sistem lama yaitu sistem KKN-PPL yang bersifat integratif. Hal ini dikarenakan mahasiswa yang sekarang menginjak semester VI masih menggunakan kurikulum lama sehingga sistem yang diterapkan untuk tahun ini masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya,” terangnya.

Kemudian ia menambahkan, keuntungan PPL-KKN dengan sistem integratif. Pertama, mahasiswa tidak terjebak dalam sistem program konvensional. Kedua, akses mahasiswa untuk menyelesaikan studinya akan lebih dipermudah, karena sistem PPL-KKN integratif akan lebih singkat dalam hal waktu. Sementara visi PPL-KKN tahun ini adalah untuk belajar dan mengabdi. Ia berharap mahasiswa peserta PPL-KKN tahun ini mau selalu belajar dengan giat dan juga dapat melakukan pengabdian dengan sebaik-baiknya sehingga nantinya akan meningkatkan citra diri bahkan kampus itu sendiri.

Mahasiswa peserta PPL-KKN yang telah mengikuti pembekalan tersebut akan diterjunkan ke sekolah-sekolah yang telah ditentukan pada Senin, 23 Juni 2014. (Dedik Dwi Prihatmoko)

 

Editor : Ulfatul F.

Komentar

komentar

Leave a Reply

Beri Komentar

  Subscribe  
Notify of